BACA JUGA:Markas PMI Basel Ada di Himpang Lime Alun Alun Toboali, Debby : Rumah Bagi Relawan
Sementara Gubernur Kepulauan Bangka Belitung melalui Plt. Kepala DLHK Babel, Bambang Trisula, menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen PLN dalam menjawab tantangan ekologis di daerah.
“Penanaman hari ini adalah investasi untuk udara yang lebih bersih, ekosistem yang lebih sehat, sumber energi yang lebih hijau, dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
BACA JUGA:Markas PMI Basel Ada di Himpang Lime Alun Alun Toboali, Debby : Rumah Bagi Relawan
Ia juga mengingatkan perlunya perawatan berkelanjutan.
“Menanam itu mudah, tetapi merawat adalah bentuk komitmen.
Karena itu, kami berharap semua pihak dapat berperan aktif dalam memastikan keberlanjutan manfaat dari penanaman kaliandra ini,” tambahnya.
Hadir mewakili Bupati Bangka Selatan, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bupati, Muhammad Zamroni, menyampaikan terima kasih atas kontribusi PLN dalam pemulihan lahan kritis di wilayahnya.
BACA JUGA:PLN Luncurkan Program Gelegar SwaCAM, Permudah Pelanggan Catat Pemakaian Listrik Mandiri
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas kontribusi yang diberikan.
Masih banyak titik lahan kritis yang memerlukan rehabilitasi.
Ini bukan hanya tugas DLHK, KPH, atau dinas kehutanan, tetapi tanggung jawab kita bersama dalam menjaga keberlanjutan hutan dan keselamatan lingkungan,” ujarnya.
Pelaksanaan penanaman ini didukung oleh pendampingan dari penyuluh kehutanan KPHP Muntai Palas, DLHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan KTH setempat untuk memastikan proses perawatan, monitoring pertumbuhan, hingga keberhasilan rehabilitasi berjalan optimal.
BACA JUGA:Bupati Fery Turun Tangan Selesaikan Status Lahan PT Sumarco
Dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor, PLN berharap upaya penghijauan ini dapat semakin memperkuat ketahanan ekosistem di Bangka Belitung sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang.
Kegiatan penanaman ini juga diharapkan mampu menjaga kelestarian hutan serta mencegah bencana ekologis seperti banjir dan longsor akibat degradasi lahan, sebuah ancaman yang turut memicu kejadian serupa di sejumlah daerah.