Tak hanya itu, Politisi Gerindra ini langsung menghubungi pihak Dinas PUPR dan Satpol-PP Kota Pangkalpinang, untuk mengonfirmasi atas izin pembongkaran dan pemasangan tiang reklame di areal masjid. Dirinya meminta pekerjaan tersebut dihentikan sebelum menunjukkan izinnya.
"Informasi yang saya terima belum ada surat resmi soal izin, baru sebatas lisan. Ini masih tanggungjawab PU, belum diserahkan ke aset. Ya, perlu ditindaklanjuti," kata dia.
BACA JUGA:Wako Molen Sebut Perlu 2 Periode Sempurnakan Masjid Kubah Timah
BACA JUGA:Masjid Agung Kubah Timah Progres 75 Persen, Wako Molen Tinjau Pembangunan