KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) mengingatkan, agar masyarakat berhati-hati terhadap praktik percaloan pada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) . ----------------- \"SAYA tegaskan, jika ada oknum yang menjanjikan seseorang dapat lulus dari proses seleksi tanpa tes maka adalah hal bohong,\" kata Plt Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPANRB Teguh Widjinarko di Jakarta, Selasa (Selasa (23/3/2021). Menurut Teguh, penggunaan sistem computer assisted test (CAT) dalam proses seleksi baik di tahap seleksi kompetensi dasar (SKD) maupun seleksi kompetensi bidang (SKB) sudah transparan dan akuntabel. \"Mulai pendaftaran secara online hingga proses seleksi berlangsung, semua dilakukan dengan sistem secara akuntabel dan transparan. Hasil seleksi bisa kita ketahui secara langsung. Peserta bahkan pengantar bisa tahu hasilnya usai tes berlangsung,\" terangnya. Teguh mengatakan, bahwa pihaknya tenlah melakukan berbagai langkah telah untuk menghadapi pratik percaloan. Salah satunya dengan melaporkan oknum calo kepada pihak kepolisian. Selain itu, Kementerian PANRB juga membuat klarifikasi terhadap surat palsu yang mengatasnamakan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo maupun kepala lembaga negara lainnya pada kanal media sosial atau media massa. \"Hukuman pemecatan secara tidak hormat juga akan diberikan terhadap pegawai ASN yang terbukti terlibat praktik percaloan,\" tegasnya. Menurut Teguh, praktik calo dapat dihindari masyarakat dengan mengecek kebenaran berita yang beredar dari sumber terpercaya. Misalnya saja website maupun media sosial KemenPANRB atau BKN secara berkala. \"Jika ada surat atau info yang beredar mengatasnamakan lembaga atau pejabat kami, sebaiknya masyarakat menanyakan kebenarannya kepada kami terlebih dahulu,\" ujarnya. Teguh juga meyakinkan, bahwa masyarakat bahwa hanya kemampuan diri sendiri yang dapat menentukan seseorang menjadi seorang ASN dan bukan orang lain. \"Jangan mudah percaya terhadap janji-janji orang lain yang dapat meluluskan seseorang terutama jika harus membayar sejumlah uang tertentu,\" pungkasnya. Seperti diketahui, pemerintah menetapkan kebutuhan rekrutmen CPNS dan PPPK tahun ini sebanyak 1,3 juta. Namun dari jumlah tersebut formasi yang akan ditetapkan kemungkinan hanya akan berjumlah 711.627.(der/fin)
Awas Calo CPNS!
Rabu 24-03-2021,10:41 WIB
Editor : babelpos
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 21-09-2026,08:19 WIB
PENTINGNYA UNDANG-UNDANG PERAMPASAN ASET
Senin 21-09-2026,09:36 WIB
Ketika Kepala Daerah dan DPRD Kehilangan Arah
Senin 21-09-2026,12:56 WIB
Tim Ekspedisi Patriot IPB Dorong Petani Kawasan Batu Betumpang Kembangkan Pupuk Organik
Senin 21-09-2026,09:09 WIB
Saingan Tesla, Truk Listrik BYD Menang Banyak
Senin 21-09-2026,08:56 WIB
Vivo S2 FE Muncul di Internet, Ini Bocoran Spesifikasinya
Terkini
Senin 21-09-2026,22:23 WIB
Jelajah GI Tourism Dieng: Mengenal Olahan Carica Dieng dari Hulu ke Hilir
Senin 21-09-2026,21:20 WIB
Kanwil Kemenkum Babel Matangkan Persiapan SKD Sekdin POLTEKPIN 2026
Senin 21-09-2026,21:03 WIB
Apel Pagi Kanwil Kemenkum Babel Tekankan Disiplin, Publikasi, dan Penyelesaian Target Kinerja
Senin 21-09-2026,18:55 WIB
KNPI Bangka Tengah Gelar "KNPI Go To School" di Ponpes Al-Muhajirin Koba, Ajak Pelajar Cerdas Pimpin Diri
Senin 21-09-2026,18:53 WIB