PENGAMAT pendidikan abad 21 Indra Charismiadji mengkritisi program satu juta PPPK yang digembar-gemborkan pemerintah. Sesuai hasil temuannya di lapangan, ada banyak kepala daerah mengeluhkan program tersebut. -------------------- \"SATU juta guru PPPK itu proyek pencitraan. Karena niatnya jelek sudah pasti program itu akan gagal,\" kata Indra, kemarin. Dia mengungkapkan sejumlah daerah di wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan keberatan bila gaji dan tunjangan guru PPPK dibebankan ke pemda. Alasannya, selama ini Kemendikbudristek tidak melibatkan pemda dalam pembahasan program satu juta PPPK guru. \"Jadi ini sih proyek cari nama. Yang dapat nama Mendikbudristek Nadiem Makarim, pemda disuruh menyelesaikan urusan gaji dan tunjangan,\" cetusnya. Dia juga tidak percaya pemerintah telah mengalokasikan gaji PPPK guru di DAU. Pasalnya rata-rata pemda mengaku tidak ada penambahan. Kalaupun ada tambahan jumlahnya, hanya bisa digunakan pemda untuk menggaji puluhan guru PPPK. Contoh nyata di Kabupaten Garut yang formasi PPPK 2021 hanya 196 sebab pemda tak memiliki dana lagi. \"Saran saya sebaiknya pemerintah pusat baik Mas Menteri Nadiem, menkeu, mendagri jujur saja deh soal kondisi sebenarnya. Kalau enggak ada dana, jangan koar-koar terus,\" Kritiknya. Indra mengaku sudah geregetan melihat program Nadiem Makarim yang tidak jelas. Seharusnya, kata Indra, Kemendikbudristek menyelesaikan dulu guru honorer K2yang jumlahnya tidak banyak. Setelah honorer K2 tuntas, beranjak ke honorer non-K2 yang jumlahnya besar. Kemudian bertahap ke guru swasta dan lulusan pendidikan profesi guru (PPG). \"Kalau semua sudah selesai baru tata kelola guru didasarkan pada rekrutmen CPNS dan PPPK tanpa afirmasi lagi. Ini agar mendapatkan guru-guru berkualitas,\" ucapnya. Tidak seperti sekarang, tambah Indra, ingin merengkuh gunung tangan tidak sampai. Akibatnya yang dirugikan guru honorer. Indra mempertanyakan ketulusan hati para pejabat Kemendikbudristek untuk mengangkat status guru honorer menjadi PPPK. \"Hentikan sandiwara ini. Guru honorer dan tenaga kependidikan (tendik) juga jangan berharap banyak soal janji adanya rekrutmen PPPK 2022,\" pungkas Indra Charismiadji.(esy/jpnn)
Soal Program Rekrut 1 Juta PPPK, Indra: Hanya Pencitraan
Senin 29-11-2021,08:44 WIB
Editor : babelpos
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 22-07-2026,19:17 WIB
Patut Bangga! 3 Pejabat Baru Kejaksaan Agung RI Alumni Babel
Rabu 22-07-2026,20:46 WIB
97 Siswa SDN 28 Pangkalpinang Serbu Perpustakaan Babel, Belajar Sambil Nonton di Mini Teater
Rabu 22-07-2026,16:06 WIB
Dilantik, MUI Kota Pangkalpinang 2026 - 2031 Komitmen Berantas LGBT
Rabu 22-07-2026,13:08 WIB
Vonis Bebas dr. Ratna Oleh Majelis Hakim, dr. Rudi Hartono MM Sampaikan Hal Ini
Rabu 22-07-2026,14:00 WIB
Polsek Pangkalan Baru Datangi Bengkel, Ingatkan Tak Jual dan Pasang Knalpot Brong
Terkini
Kamis 23-07-2026,10:24 WIB
Babel Tambah Stok 80 Ton Turunkan Harga Daging Ayam
Kamis 23-07-2026,10:07 WIB
Pemkot Pangkalpinang Matangkan Sistem Parkir Online Berlangganan Lewat PKPsmart
Kamis 23-07-2026,09:54 WIB
Wakil Ketua Bapemperda DPRD Basel Suwandi Mulai Usulkan Raperda Perlindungan Guru
Kamis 23-07-2026,09:48 WIB
34 Guru SMAN 1 Damar Dilatih Manfaatkan AI untuk Susun Modul dan Bahan Ajar
Kamis 23-07-2026,09:23 WIB