KOBA - Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bangka Tengah mencatat realisasi pajak di Kabupaten Bangka Tengah sepanjang Tahun 2021 mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19 yang mematikan sejumlah sektor, seperti perhotelan dan restoran. \"Di masa pandemi Covid-19 ini kita akui realisasi pajak di Tahun 2021 mengalami penurunan, yang mana dari sekian banyak target, beberapa pajak yang tidak terealisasi yaitu pajak hotel, restoran, reklame, Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2), hiburan, parkir, rumah makan dan lainnya,\" ungkap Kepala Bidang Penagihan dan Pengawasan (BPPRD), Gunawan kepada Babel Pos, (4/1/2021) di Koba. Kata Gunawan, salah satu pajak yang realisasinya mencapai target 100 persen adalah pajak penerangan jalan. \"Ada beberapa pajak yang realisasinya di atas 100 persen di Tahun 2021, seperti pajak rumah penginapan dan sejenisnya, pajak penerangan jalan, pajak sarang burung walet dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB),\" tutur Gunawan. Ia menyebutkan pihaknya menargetkan pajak rumah penginapan dan sejenisnya sebesar Rp35 juta dan tercapai Rp48 juta, sehingga terealisasi 137 persen. \"Kita menargetkan pajak penerangan jalan ini sebesar Rp11,1 miliar dan tercapai Rp12,5 miliar sehingga terealisasi 113 persen, sedangkan BPHTP kita targetkan Rp7,5 miliar tercapai Rp8,8 miliar, sehingga terealisasi 117 persen, kemudian pajak sarang burung walet ditargetkan Rp35 juta tercapai Rp38 juta, sehingga terealisasi 110 persen,\" jelasnya. Diakui Gunawan selama pandemi Covid-19 melanda, pajak hotel, restoran dan parkir memang yang paling mengalami kemerosotan, hal ini dikarenakan potensi yang ada di bandara menurun sejak pandemi, apalagi adanya penetapan Pemberlakukaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). \"Potensi penghasilan pajak terbesar kita yang ada di bandara, khususnya Pangkalan Baru potensinya memang menurun seperti adanya penutupan bandara, sedangkan di sana ada pajak parkir, restoran dan perhotelan juga terdampak, karenanya minimnya pengunjung,\" ujar Gunawan. \"Sehingga 3 item pajak tersebut memang yang paling banyak terdampak selama pandemi Covid-19 di tahun 2021 lalu,\" sambungnya. Ia pun mengungkapkan dalam rangka meminimalisir kecurangan penghitungan pajak dan keterbukaan pajak rumah makan atau hotel untuk Pajak Hotel dan Restoran (PHR), pihaknya sudah memasang Tapping Box. \"Langkah-langkah untuk memaksimalkan pajak di tahun 2022 kita sudah pasang alat Tapping Box, yang mana alat ini dipasang di restoran, hotel dan tempat lainnya guna untuk merekam catatan transaksi. Fungsinya, sebagai pembanding antara total transaksi yang ada di restoran, hotel dan lain-lain dengan jumlah pajak daerah yang dibayarkan,\" terangnya. Ia pun berharap pandemi ini akan segera berakhir, sehingga pendapatan pajak bisa kembali normal. (sak/ynd)
Realisasi Pajak Bateng Turun di Tahun 2021, BPPRD Pasang Tapping Box
Selasa 04-01-2022,19:49 WIB
Editor : babelpos
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 05-07-2026,16:55 WIB
Andhika Mahesa Sukses Guncang Sport Center Bangka Selatan, Lagu Lagu Hits Jadi Andalan
Minggu 05-07-2026,18:02 WIB
Malam Puncak Toboali Holidays Fest 2026 Berakhir Sukses, Puluhan Ribu Masyarakat Padati Sport Center
Minggu 05-07-2026,19:51 WIB
PT TIMAH Fasilitasi ratusan Mahasiswa Belajar Langsung Proses Pengolahan dan Pemurnian Timah
Minggu 05-07-2026,16:50 WIB
Curanmor di Depan Toko Grosir Aping, Kurang dari 24 Jam Pelaku di Bekuk Polres Basel
Senin 06-07-2026,08:14 WIB
Brasil Disingkirkan Haaland, Neymar Langsung Pensiun
Terkini
Senin 06-07-2026,14:50 WIB
Napi Lapas Narkotika Ini Jadi Pengendali Peredaran Sabu di Pangkalpinang dan Bateng
Senin 06-07-2026,14:34 WIB
Riza Herdavid Minta Pilkades di Basel Tetap Berjalan Aman, Damai dan Berkeadilan
Senin 06-07-2026,12:16 WIB
Honda Babel Cetak Pelopor #Cari_Aman Lewat Honda Community Safety Riding Competition Regional 2026
Senin 06-07-2026,11:06 WIB
PT Timah Gandeng The Tanggokers Lestarikan Ikan Endemik Bangka
Senin 06-07-2026,10:39 WIB