Eks Bupati Beltim Minta PT Timah Rangkul Penambang, Nasib Nelayan Jadi Sorotan

Eks Bupati Beltim Minta PT Timah Rangkul Penambang, Nasib Nelayan Jadi Sorotan

Burhanuddin --

BABELPOS.ID, BELITUNG TIMUR - Mantan Bupati Belitung Timur (Beltim), Burhanuddin, meminta PT Timah Tbk memperkuat peran dalam pengelolaan pertambangan dengan melibatkan langsung masyarakat penambang.

Dia berharap perusahaan tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan warga, keselamatan pekerja, dan keberlangsungan hidup nelayan.

Burhanuddin menilai sektor pertambangan masih menjadi bagian penting dari kehidupan ekonomi masyarakat Belitung Timur.

Namun, keberadaan tambang juga harus berjalan seiring dengan perlindungan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut.

BACA JUGA:Warga Lampung Kesulitan Rute Jalan di Bangka Minta Bantuan Polsek Pemali

Menurutnya, jumlah nelayan di Belitung Timur diperkirakan mencapai sekitar 20 persen dari total penduduk.

Jumlah tersebut mencakup warga yang sepenuhnya bekerja sebagai nelayan maupun mereka yang menjadikan aktivitas melaut sebagai pekerjaan tambahan.

"Tetapi ada juga nelayan yang sembari bekerja, misalnya dia seorang PNS atau pegawai swasta yang bekerja pagi hingga siang hari, namun sorenya melaut dan itu sudah menjadi hobi," ujar Burhanuddin, Rabu (4/11/2026).

BACA JUGA:Bupati Beltim Soroti Nasib Penggali Kubur, Ada Bantuan Sosial hingga Program Umrah

Dia menjelaskan, pekerjaan sebagai nelayan memiliki tantangan tersendiri, terutama ketika memasuki musim angin kencang.

Dalam kondisi tersebut, nelayan tidak bisa memaksakan diri melaut karena mempertaruhkan keselamatan.

Sebagian warga akhirnya mencari pekerjaan alternatif, seperti mengumpulkan brondolan sawit, bekerja di sektor bangunan, atau pekerjaan lainnya.

Di sisi lain, ketergantungan nelayan terhadap pengepul juga masih terjadi.

Hal itu karena biaya melaut dan kebutuhan keluarga sering kali harus ditalangi terlebih dahulu oleh pemberi modal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait