Bangka Tengah Terapkan Sistem Ketertelusuran Ekspor Lada

Bangka Tengah Terapkan Sistem Ketertelusuran Ekspor Lada

Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Bangka Tengah M Makhdi. (Foto:Antara)--

BABELPOS.ID, KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerapkan sistem "traceability" atau ketertelusuran produk lada putih, untuk memastikan komoditas yang dipasarkan keluar negeri benar-benar berasal dari daerah itu sekaligus memperkuat daya saing ekspor.

"Penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat identitas lada putih Bangka atau white pepper di pasar internasional," kata Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Bangka Tengah M Makhdi di Koba, Selasa.

BACA JUGA:Tongkat Komando Berganti, Letkol Arh Dhian Resmi Jabat Dandim 0432/Basel

Menurut dia, lada putih Bangka memiliki reputasi di pasar Eropa sehingga perlu didukung sistem pemasaran yang mampu menjamin keaslian asal produk dan meningkatkan kepercayaan pembeli.

Pemerintah setempat juga menjajaki kerja sama dengan perusahaan eksportir dan membenahi mekanisme pembayaran melalui perbankan serta membangun sistem ketertelusuran dari daerah asal hingga pemasaran.

"Melalui sistem traceability, kita ingin memastikan lada yang dipasarkan benar-benar berasal dari Bangka Tengah sehingga identitas dan keaslian produk tetap terjaga," katanya.

BACA JUGA:Pemprov Babel Apresiasi YKAN Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan Bagi Jurnalis Lokal dan Staf Diskominfo

Ia mengatakan penguatan sistem tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi komoditas lada putih sekaligus memperluas akses pasar ekspor.

Selain lada putih, Pemkab Bangka Tengah juga menjajaki peluang ekspor produk perikanan dengan menyasar pasar diaspora Indonesia di sejumlah negara Asia dan Eropa.

"Perluasan pasar ekspor harus diikuti kesiapan produksi, peningkatan mutu dan pemenuhan sertifikasi sesuai standar negara tujuan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi," ujarnya.

BACA JUGA:Nelayan Olivier Belitung Timur Terhimpit Ongkos Melaut, Dihantui Preman Laut dan Tambang Ilegal

Pemerintah daerah juga mengembangkan konsep eventonomics melalui kegiatan berskala nasional dan internasional untuk menarik kunjungan serta meningkatkan perputaran uang di daerah.

"Penguatan ekspor, investasi dan aktivitas ekonomi daerah membutuhkan sinergi pemerintah, dunia usaha, perbankan, perguruan tinggi dan masyarakat," ujarnya.

BACA JUGA:Pesta 6 Gol PSG ke Gawang Villarreal Jadi Rekor Baru

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: