Tambang Ilegal Jalan Laut Sungailiat Ditertibkan, Peralatan Nambang Dibongkar

Tambang Ilegal Jalan Laut Sungailiat Ditertibkan, Peralatan Nambang Dibongkar

Polisi membongkar peralatan tambang ilegal di jalan Laut Sungailiat. --Foto Tri

SUNGAILIAT, BABELPOS.ID – Aparat penegak hukum tak main-main! Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Bangka menggulung dan menertibkan aktivitas penambangan timah ilegal yang merusak Daerah Aliran Sungai (DAS) Jalan Laut Nelayan II, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Minggu (25/10/2026). Operasi penertiban yang digeber pukul 10.30 WIB ini dipimpin langsung oleh KBO Sat Polairud Polres Bangka, IPTU Endratmiko, bersama Kanit Gakkum Sat Polairud IPDA Kgs. Mohd. Fithrian dan jajaran personel siaga.

Hasilnya, petugas mendapati satu unit ponton rajuk jenis tower mangkrak tanpa pemilik yang berani unjuk muka. Tanpa pandang bulu, aparat langsung membongkar paksa sakan—fasilitas penunjang maut penambangan liar tersebut—demi memutus mata rantai perusakan lingkungan yang mengancam ekosistem perairan dan peri kehidupan nelayan setempat.

Langkah tegas ini diambil setelah peringatan dan imbauan berulang kali terbukti diabaikan oleh para pelaku kejahatan lingkungan. Pengawasan dan tindakan represif terpaksa digalakkan secara berkelanjutan demi memastikan hukum benar-benar tegak di wilayah perairan Bangka.

BACA JUGA:Menyelamatkan Ruang Hidup Nelayan Rias dan Beriga Lewat Operasi Tambang Berwawasan Lingkungan

BACA JUGA:Derita Nelayan Beriga dan Rias: Terjepit Tambang Ilegal, Berharap Solusi Tata Kelola Resmi

Kapolres Bangka AKBP Indra F. Dalimunthe melalui Kasat Polairud IPTU Aria Tanjung menegaskan penertiban ini adalah bukti konkrit komitmen kepolisian dalam menghentikan aksi perusakan alam.

“Polres Bangka melalui Sat Polairud tidak akan memberi ruang bagi penambang liar! Patroli dan pemantauan di wilayah rawan akan terus digencarkan tanpa kompromi. Kami ingatkan keras kepada siapa pun: hentikan penambangan ilegal, atau berhadapan langsung dengan hukum!” tegas IPTU Aria.

Ia juga mendesak masyarakat agar tidak menutup mata dan ikut ambil bagian menjaga lingkungan perairan, serta segera melaporkan segala bentuk aktivitas penambangan liar kepada pihak berwajib. Hingga operasi penertiban rampung, situasi terpantau aman, terkendali, dan steril. Seluruh personel selanjutnya ditarik mundur kembali ke Mako Sat Polairud Polres Bangka dengan siaga penuh.

BACA JUGA:Satpol PP Kabupaten Bangka Tertibkan Tambang Ilegal di Dam 1 Pemali Rambah Air Baku PDAM

BACA JUGA:Tambang Timah Ilegal di DAS Kampung Pasir Dihentikan Satpolairud

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait