Karantina Babel Kawal Ekspor Produk Turunan Kelapa Sawit
Ilustrasi; Petugas Karantina Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat melakukan pemeriksaan produk turunan kelapa sawit yang akan dieskpor. (Foto: ANTARA)--
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengawal ekspor produk turunan kelapa sawit di Belitung, guna memastikan komoditas unggulan masyarakat di daerah itu memenuhi persyaratan kesehatan, kualitas, ketertelusuran dan ketentuan teknis negara tujuan ekspor.
"Kami pastikan produk ini sudah memenuhi persyaratan protokol karantina dan tidak ada penolakan produk dari negara tujuan ekspor," kata Kepala Karantina Provinsi Kepulauan Babel, Herwintarti di Pangkalpinang, Kamis.
BACA JUGA:Dari Bangku Sekolah untuk Indonesia, 1.215 Pelajar Adu Inovasi di AHM Best Student 2026
Ia mengatakan ekspor produk turunan kelapa sawit seperti RBD palm olein, palm kernel expeller dan cangkang sawit di Pulau Belitung ini sangat diminati pasar internasional, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.
Berdasarkan data September 2026 ekspor RBD palm olien di Belitung sebanyak 11.299.979 kilogram (11.300 ton) dengan nilai Rp226.668.538.756 (Rp226,67 miliar).
Ekspor palm kernel expeller sebanyak 7.450 ton dengan nilai Rp19.355.998.200 (Rp19,36 miliar), cangkang sawit sebanyak 7.211 ton ke Vietnam, Jepang, Singapura, Taiwan dan Malaysia.
BACA JUGA:​Dukungan Bank Sumsel Babel Antar Minuman Jeruk ‘ORENJI’ Sukses Kembangkan Bisnis
"Tingginya minat pasar luar negeri terhadap produk turunan kelapa sawit menjadi bukti bahwa produk asal Belitung mampu memenuhi standar dan kebutuhan pasar global," katanya.
Ia mengatakan Karantina memiliki fungsi dan tugas berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan dan Peraturan Pemerintah Nomor 23 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 untuk mencegah masuk dan keluarnya hama dan penyakit.
Selain itu, Karantina juga berperan sebagai fasilitator perdagangan internasional, memelihara keseimbangan sumber daya alam dan lingkungan hidup, menegakkan hukum serta menjalin kerja sama antar instansi.
BACA JUGA:Cara Mengurangi Konsumsi Gula agar Tubuh Sehat
"Produk turunan kelapa sawit ini menjadi salah satu produk turunan perkebunan yang memiliki permintaan tinggi di pasar internasional, khususnya sebagai bahan baku pakan ternak di negara-negara tujuan ekspor ini," katanya.
BACA JUGA:Penghancuran Sindikat Narkoba: Polres Bangka Sikat Bandar Sabu 829,6 Gram!
BACA JUGA:Delapan Kampung Nelayan Merah Putih Dikebut, Riza Herdavid Targetkan Rampung 11 Desember
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
