Inflasi Babel Tembus 4,30% di September, Harga Ayam-Beras-Cabai Jadi Biang Kerok

Inflasi Babel Tembus 4,30% di September, Harga Ayam-Beras-Cabai Jadi Biang Kerok

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy--

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG — Inflasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali meningkat pada September 2026.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Babel tercatat 0,81% secara bulanan (mtm) dan 4,30% secara tahunan (yoy).

Angka inflasi tahunan tersebut meningkat dibandingkan Agustus 2026 yang berada di level 3,94% (yoy).

Inflasi Babel pada September juga berada di atas sasaran inflasi nasional sebesar 2,5% ± 1%.

BACA JUGA:Pejabat BNI Eva Dwi Yuliani Tersangka Korupsi PT Kobatin Ternyata Pernah Saksi Tipikor KPK

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, mengatakan tekanan inflasi secara bulanan terutama berasal dari kelompok makanan, minuman dan tembakau.

Beberapa komoditas yang menjadi penyumbang tekanan harga yakni daging ayam ras, beras, dan cabai rawit.

"Tekanan inflasi September 2026 didorong oleh kenaikan indeks harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau, khususnya komoditas daging ayam ras, beras dan cabai rawit," kata Rommy, Sabtu (3/10/2026).

BACA JUGA:Pemkab Bangka Resmi Perpanjang Kontrak 2.742 PPPK Paruh Waktu Per 1 Oktober 2026

Menurutnya, harga daging ayam ras masih tinggi sejak bulan sebelumnya. Kondisi tersebut dipengaruhi berkurangnya pasokan, sementara permintaan masyarakat terhadap daging ayam tetap tinggi.

Kebutuhan daging ayam juga meningkat untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sementara itu, kenaikan harga beras di Babel turut dipengaruhi perkembangan harga beras di tingkat distributor di Pasar Induk Cipinang.

BACA JUGA:Menko Yusril Apresiasi Dirjen PAS Mundur, Tegaskan Tanggung Jawab Hukum Tetap Berlaku

Untuk komoditas cabai rawit, tekanan harga dipicu kondisi kemarau panjang yang berdampak terhadap penurunan produksi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait