Indonesia Kalahkan Bangladesh 9-2: Pertandingan Paling Gila!

Indonesia Kalahkan Bangladesh 9-2: Pertandingan Paling Gila!

Pemain Indonesia merayakan kemenangan atas Bangladesh. --Foto IST

BABELPOS.ID - Dua striker Indonesia Mitchell Baker dan Ole Romeny sepakat menyebut pertandingan melawan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, yang diakhiri dengan kemenangan 9-2, adalah laga paling gila yang pernah mereka mainkan.

Pada laga yang dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis, Baker menyumbang lima gol, satu di antaranya adalah gol terakhir yang memastikan langkah Indonesia merebut tiket final yang sempat digenggam Malaysia. Sementara Romeny menyumbang 4 assist. 

"Saya rasa ini pertandingan paling gila yang pernah saya mainkan. Tapi saya hanya ingin mengulang apa yang dikatakan coach. Para suporter luar biasa. Mereka membantu kami melewati pertandingan ini," kata Baker dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan di SUGBK, Kamis (1/10). 

"Ini pertandingan paling gila yang pernah saya mainkan. Luar biasa rasanya. Setiap kali kami mencetak gol, saya melihat ke arah bangku cadangan dan mereka berteriak, 'Satu lagi!' Mereka terus bilang, 'Satu lagi!'" kata Romeny usai pertandingan.

BACA JUGA:Coach Herdman Belum Pernah Turunkan Formasi Terbaik Indonesia

BACA JUGA:Kerennya Jersey Super League Persebaya, Material Super Ringan, 100% Buatan Indonesia

Pada laga ini, Indonesia unggul 6-1 saat jeda babak pertama dan memegang kendali penuh, sementara Malaysia saat itu baru unggul 2-0 atas Singapura di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung.

Tim Garuda kemudian sempat dibuat frustrasi di sebagian besar babak kedua, sedangkan Malaysia justru menambah empat gol lagi untuk menang 6-0. Indonesia sempat menghidupkan asa lewat gol ketujuh di menit-menit akhir, namun langsung kebobolan tak lama kemudian.

Situasi itu mengharuskan Indonesia mencetak dua gol tambahan untuk memuncaki klasemen grup dan secara luar biasa, pasukan John Herdman berhasil mewujudkannya lewat gol Kevin Diks dan Baker.

Kemenangan besar yang berakhir dramatis itu pun mengantarkan Indonesia lolos ke final karena unggul dalam produktivitas gol atas Malaysia. Kedua tim sama-sama memiliki tujuh poin dan selisih gol plus tujuh. Namun, Indonesia berhak mendapatkan tiket ke final karena mencetak gol lebih banyak, yaitu 11 gol, sementara Malaysia mencetak sembilan gol.

"Kami akan menikmati malam ini, tetapi kami masih memiliki final untuk dimainkan. Kami harus terus berusaha memenangkan trofi pertama Indonesia," kata Baker yang sudah dua kali mencetak lebih dari tiga gol untuk Indonesia dalam satu pertandingan tersebut.

Sementara itu, lima golnya ke gawang Bangladesh menambah pundi-pundi gol Baker untuk tim Indonesia menjadi sembilan gol dari tujuh penampilan sejak debutnya pada dua lalu. Sebelumnya, ia sudah mencetak empat gol untuk Garuda yang semuanya terjadi di Piala AFF 2026.

"Pada pertandingan melawan Singapura (2-0), saya tidak mencetak gol, tetapi saya menjalankan peran saya. Pada gol pertama, saya melakukan pergerakan ke tiang dekat. Anda melakukan hal-hal seperti itu dan membuka ruang bagi pemain lain," kata Baker menjelaskan bahwa perannya sebagai striker bukan cuma soal mencetak gol.

Romeny mengaku bersyukur Indonesia berhasil mengamankan tiket ke final. Namun, ia mengingatkan rekan-rekannya bahwa perjuangan belum berakhir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: