Jadwal Tanam Terancam Mundur, Ribuan Hektare Sawah Basel Dilanda Kekeringan
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Selatan, Risvandika.--
BABELPOS.ID, TOBOALI — Jadwal Tanam padi di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terancam mundur.
Hal ini diakibatkan oleh musim kemarau panjang.
Tak tanggung tanggung, sebanyak 2.122 hektare lahan pertanian di daerah itu tercatat terdampak kekeringan.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Basel mencatat, lahan pertanian yang terdampak tersebar di empat desa yang menjadi sentra produksi padi sawah, yakni Desa Rias, Serdang, Pergam dan Batubetumpang.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Selatan, Risvandika mengatakan, kondisi kekeringan tersebut mulai berdampak terhadap aktivitas petani, terutama dalam pengolahan lahan dan jadwal tanam.
BACA JUGA:Hapkido Babel Bawa Pulang 14 Medali dari Kejurnas Lampung, Erwinsyah Kembali Raih Emas
"Kemarau panjang yang terjadi di Basel menyebabkan 2.122 hektar lahan pertanian mengalami kekeringan," terangnya, Selasa (29/09).
Dari total lahan terdampak tersebut, sebanyak 1.567 hektare berada di Desa Rias, kemudian 32 hektare di Desa Serdang, 200 hektare di Desa Pergam, dan 323 hektare di Desa Batubetumpang.
BACA JUGA:Satpol PP Bangka Gelar Evaluasi KTR 2026: Kejar Peringkat Nasional, Tingkatkan Penindakan
Dijelaskannya, kondisi tersebut membuat sejumlah petani belum dapat mengolah lahan untuk memasuki masa tanam.
Ketersediaan air menjadi kendala utama yang dihadapi petani di empat wilayah sentra padi tersebut.
"Akibat musim kemarau yang berkepanjangan ini, petani kita belum bisa mengolah lahan pertanian, sehingga jadwal tanam menjadi mundur.
Hal ini tentu berdampak pada produksi padi di Basel," ujarnya.
BACA JUGA:Honda Babel Ajak Pengendara Waspadai Bahaya Mengerem Mendadak Saat Berkendara
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
