Antrean BBM Basel Mulai Terurai, Kapolres: Stok Aman, Jangan Panic Buying

Antrean BBM Basel Mulai Terurai, Kapolres: Stok Aman, Jangan Panic Buying

Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto turun langsung memantau distribusi BBM di sejumlah SPBU, Selasa (29/09). --

BABELPOS.ID, TOBOALI — Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bangka Selatan (Basel)  mulai terurai.

Setelah beberapa hari personel kepolisian diterjunkan untuk melakukan pengaturan dan pengawasan, antrean yang sebelumnya mengular hingga sekitar 50 meter kini menyusut menjadi 10 hingga 20 meter.

BACA JUGA:Hapkido Babel Bawa Pulang 14 Medali dari Kejurnas Lampung, Erwinsyah Kembali Raih Emas

Kondisi tersebut terlihat saat Kapolres Bangka Selatan bersama Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasat Lantas dan Kasi Propam turun langsung memantau distribusi BBM di sejumlah SPBU, Selasa (29/09). 

Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto mengatakan, penempatan personel di sejumlah SPBU merupakan langkah kepolisian untuk membantu mengurai antrean sekaligus memastikan proses distribusi berjalan sebagaimana mestinya.

BACA JUGA:Satpol PP Bangka Gelar Evaluasi KTR 2026: Kejar Peringkat Nasional, Tingkatkan Penindakan

“Alhamdulillah, secara umum kondisi SPBU tertib dan kondusif.

Antrean yang sebelumnya bisa mencapai sekitar 50 meter, setelah beberapa hari kami menempatkan personel, kini berkurang menjadi sekitar 10 sampai 20 meter.

Tentunya ini sangat disambut baik masyarakat karena waktu mereka untuk mengantre menjadi lebih singkat,” ujarnya. 

Dikatakannya, ini monitoring ini  dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM berlangsung tertib, aman dan sesuai ketentuan.

Di sisi lain, kehadiran polisi juga untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya memperoleh BBM tanpa harus terjebak dalam antrean panjang.

BACA JUGA:Disway Awards 2026 Kembali Digelar, Ini Perusahaan Peraih Penghargaan

Tak hanya mengatur antrean, jajaran Polres Bangka Selatan juga melakukan penertiban terhadap kendaraan yang ditemukan tidak sesuai dengan ketentuan saat melakukan pengisian BBM.

Dalam beberapa hari terakhir, personel Satlantas mengamankan 15 unit kendaraan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait