PKK Babel Ajarkan Hidup Sehat ke Anak Usia Dini

PKK Babel Ajarkan Hidup Sehat ke Anak Usia Dini

--

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG — Kebiasaan hidup bersih dan sehat perlu ditanamkan sejak anak berusia dini. Oleh karenanya, sebagai bagian dari edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani mengajarkan cara mencuci tangan dan menggosok gigi yang benar kepada anak-anak PAUD.

Edukasi itu disampaikan Noni kepada anak-anak TK Al-Hikmah Sinar Bulan, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel, Kamis (24/9/2026).

BACA JUGA:Program Bedah Rumah di Babel Tak Lagi Gunakan Asbes

Dalam kesempatan itu, Noni mengajak anak-anak mempraktikkan kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan setiap hari.

Selain mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, kata Noni, anak-anak juga diajarkan tentang waktu yang tepat untuk menyikat gigi.

"Kita mengedukasi anak-anak agar memiliki perilaku hidup bersih dan sehat, mencuci tangan yang benar, perilaku menggosok gigi yang benar, berapa kali sehari seharusnya dilakukan di rumah sehingga ini menjadi kebiasaan yang baik," ujar Noni.

BACA JUGA:Gubernur Hidayat Arsani Hadiri Apel Akbar Satlinmas di Bandar Lampung

Menurut Noni yang juga Bunda PAUD Bangka Belitung, pembiasaan PHBS sejak usia dini penting dilakukan, guna mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus membentuk generasi yang sehat dan cerdas.

Noni dalam kesempatan itu juga mengingatkan anak-anak untuk menyikat gigi dua kali sehari, yakni setelah sarapan pagi dan sebelum tidur malam.

BACA JUGA:Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

"Setiap hari kita harus sikat gigi, dua kali yakni sesudah sarapan pagi dan sebelum tidur," ucapnya.

Lebih lanjut, Noni juga menjelaskan pentingnya mencuci tangan menggunakan air bersih dan sabun, terutama setelah bermain atau beraktivitas. 

Kebiasaan tersebut, menurut Noni, sangat diperlukan karena tangan dapat menjadi media perpindahan bakteri yang berpengaruh terhadap kesehatan.

Sementara itu, dokter gigi RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, drg. Suniti, mengatakan pembentukan kebiasaan menjaga kesehatan gigi anak membutuhkan peran aktif orangtua dan guru.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait