Tekan Harga Daging Ayam Pemkot Gelar Operasi Pasar
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin.--
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), segera menggelar operasi pasar (OP) guna menekan kenaikan harga daging ayam yang tinggi sehingga memberatkan perekonomian masyarakat di daerah itu.
"Kita akan segera melakukan operasi pasar untuk menurunkan harga daging ayam mencapai Rp50.000 per kilogram," kata Wali Kota Pangkalpinang Saparudin di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan sebelum pelaksanaan operasi pasar itu, dirinya akan melakukan pengecekan stok dan harga daging ayam secara langsung ke sejumlah pasar-pasar moderen dan tradisional di Kota Pangkalpinang.
"Kita akan melakukan pengecekan harga daging ayam ini di pasar dan selanjutnya berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan operasi pasar ini," katanya.
BACA JUGA:Data Desil Tak Sesuai Fakta Lapangan, 540 Karung Beras Bansos Desa Air Ruai Dikembalikan ke Bulog
Ia mengatakan kegiatan operasi pasar itu tidak hanya menyediakan daging ayam tetapi juga berbagai kebutuhan pokok masyarakat lainnya seperti beras, gula pasir, minyak goreng dan lainnya.
"Kita meminta dinas pangan untuk segera turun ke lapangan dan melakukan langkah-langkah untuk menurunkan harga daging ayam ras ini," ujar dia.
Rita, salah seorang pedagang ayam mengatakan harga daging ayam ras mengalami kenaikan menjadi Rp50.000 per kilogram dari harga normal Rp35.000 per kilogram, sehingga berdampak terhadap permintaan masyarakat yang berkurang.
"Kita kurang tahu pasti penyebab kenaikan harga daging ayam ini, karena pasokan dari distributor ayam ini masih berjalan dengan lancar," katanya.
BACA JUGA:Harga dan Spesifikasi Lengkap 3 HP Vivo X500 Series yang Baru Diluncurkan
BACA JUGA:Van Listrik KIA Ini Bisa Angkut 11 Penumpang
BACA JUGA:Warga Dendang Mengadu Ke DPRD Babel Terkait Klaim dan Tumpang Tindih Lahan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
