Aduan Data Desil Membludak, Pemkab Basel Perkuat Posko Pengaduan hingga Desa dan Kelurahan
--
BABELPOS.ID, TOBOALI – Keluhan masyarakat Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terkait perubahan posisi desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) terus bermunculan.
Pemkab Basel pun bergerak cepat dengan memperkuat koordinasi sekaligus memastikan masyarakat memiliki jalur pengaduan yang jelas dan mudah dijangkau.
BACA JUGA:DPRD Babel Usul Pembentukan Bank Data Daerah untuk Atasi Polemik Ketidakakuratan Desil Bansos
Pemkab Basel meminta masyarakat yang menemukan persoalan atau ketidaksesuaian data desil agar tidak bingung mencari tempat untuk mengadu.
Pengaduan dapat disampaikan melalui posko yang tersedia di desa dan kelurahan, termasuk melalui RT setempat.
Persoalan ini menjadi perhatian serius lantaran perubahan posisi desil dapat berkaitan dengan akses masyarakat terhadap sejumlah program perlindungan sosial maupun bantuan pendidikan.
BACA JUGA:Panen 300 Kg Gurame, Lapas Narkotika Pangkalpinang Optimalkan Budidaya Perikanan Air Tawar
Rapat digelar sebagai tindak lanjut atas banyaknya pengaduan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
Forum tersebut dihadiri Sekda Basel Hefi Nuranda, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala BPS Kabupaten Bangka Selatan Agung Rachmadi, Kepala OPD terkait, seluruh camat, para lurah di Kecamatan Toboali, APDESI Kabupaten Bangka Selatan serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Pemkab Basel Hefi Nuranda, dalam Rapat Koordinasi Terkait Data Desil Penduduk di Wilayah Kabupaten Bangka Selatan, Senin (21/9/2026), di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan.
BACA JUGA:Soroti Ancaman Bencana Hidrologis, Bambang Patijaya Dorong RUU Perubahan Iklim Berkeadilan
"Derasnya pengaduan masyarakat menunjukkan perlunya pemerintah daerah membuka kanal pengaduan yang jelas.
Masyarakat tidak perlu kebingungan menyampaikan persoalan karena jalur pengaduan telah tersedia hingga tingkat pemerintahan paling dekat dengan warga, " Terangnya.
“Dalam dua sampai tiga hari terakhir, pengaduan masyarakat terkait desil cukup banyak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
