RSUD Abu Hanifah Bangka Tengah Siapkan Cathlab Perkuat Layanan Jantung
Direktur RSUD Abu Hanifah Bangka Tengah dr Dianing Kiswar. (Foto; Antara)--
BABELPOS.ID, KOBA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abu Hanifah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyiapkan fasilitas catheterization laboratory (cathlab) untuk memperluas akses layanan jantung bagi masyarakat.
Direktur RSUD Abu Hanifah dr Dianing Kiswari di Koba, Sabtu, mengatakan pembangunan gedung cathlab menjadi bagian dari penguatan kapasitas rumah sakit dalam menangani pelayanan jantung dan pembuluh darah.
“Pembangunan gedung Cathlab ini merupakan bagian dari ikhtiar RSUD Abu Hanifah untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam bidang jantung dan pembuluh darah,” kata Dianing.
Cathlab merupakan fasilitas medis yang digunakan untuk mendukung pemeriksaan dan tindakan intervensi terhadap jantung serta pembuluh darah.
BACA JUGA:Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, Dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi
Dianing mengatakan kesiapan layanan tidak hanya bergantung pada keberadaan gedung, tetapi juga membutuhkan tenaga kesehatan, peralatan medis, sistem pelayanan dan penerapan keselamatan pasien.
“Kami tidak hanya mempersiapkan bangunannya, tetapi juga memastikan berbagai aspek pendukung lainnya agar ketika layanan ini nantinya beroperasi dapat memberikan pelayanan yang aman, bermutu dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, pengembangan fasilitas kesehatan harus dilakukan secara berkelanjutan agar investasi sarana dapat diikuti kesiapan operasional dan mutu pelayanan.
“Kami ingin memastikan seluruh tahapan dipersiapkan dengan baik, agar masyarakat Bangka Tengah nantinya dapat memperoleh akses pelayanan jantung yang semakin dekat dan semakin baik,” katanya.
BACA JUGA:Antrean Solar Mengular di SPBU Nibung, Didit Turun Tangan, Kuota Ditambah 8 Ton
Layanan tersebut diperkuat untuk mendukung kebutuhan darah, termasuk bagi pasien talasemia yang membutuhkan transfusi secara rutin.
Rumah sakit juga memberikan perhatian pada upaya promotif dan preventif melalui edukasi serta skrining kanker payudara dan mendorong perempuan melakukan pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI.
Dianing mengatakan keberhasilan pengembangan layanan kesehatan tidak hanya diukur dari pembangunan fasilitas, tetapi dari kemampuan fasilitas tersebut memberikan layanan yang aman, berkualitas dan mudah diakses masyarakat.
“Indikator keberhasilannya tidak hanya pada berdirinya gedung, tetapi pada kesiapan fasilitas ini untuk beroperasi secara optimal dalam memberikan pelayanan yang aman, berkualitas, dan mudah diakses oleh masyarakat Bangka Tengah," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
