​Gubernur dan Wali Kota Resmikan Pembangunan SMPN 11 Pangkalpinang

​Gubernur dan Wali Kota Resmikan Pembangunan SMPN 11 Pangkalpinang

--

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, bersama Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 11 Pangkalpinang yang berlokasi di Kelurahan Selindung Baru, Rabu (2/9/2026).

​Pembangunan infrastruktur pendidikan ini dinilai sebagai langkah mendesak guna merespons pertumbuhan penduduk yang terus meningkat di wilayah ibu kota provinsi.

Gubernur Hidayat Arsani memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang yang secara proaktif menginisiasi pembangunan dua SMP sekaligus, yakni SMPN 11 dan SMPN 12 Pangkalpinang, yang ke depannya akan diimbangi dengan penyiapan fasilitas pendidikan tingkat SMA.

BACA JUGA:17 Warung di Bibir Pantai Tanjung Kelayang Dipindahkan, Kawasan Wisata Kini Lebih Rapi

​Di samping pembangunan fisik, Gubernur Hidayat menyoroti krusialnya ketersediaan tenaga pendidik yang memadai di Bangka Belitung.

Menurutnya, keberadaan fasilitas sekolah harus selaras dengan ketersediaan guru berkualitas demi menjamin regenerasi sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

​"Ini persoalan yang cukup sensitif, karena nanti bagaimana ada sekolah tapi kalau tidak ada gurunya, maka perlu kerja keras untuk mendapatkan solusinya supaya regenerasi SDM guru yang baik dapat terpenuhi dengan baik di Babel termasuk di Kota Pangkalpinang," ujar Hidayat.

BACA JUGA:NSS Sungailiat Gelar Donor Darah Bersama Warga, Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Sesama

​Senada dengan Gubernur, Wali Kota Pangkalpinang Saparudin—yang hadir didampingi Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna—membenarkan bahwa pemenuhan fasilitas dasar seperti pendidikan dan kesehatan merupakan prioritas seiring ekspansi permukiman warga.

Pemkot Pangkalpinang bahkan telah merencanakan tahap pengembangan lanjutan untuk tahun anggaran berikutnya.

​"Kami mohon juga nanti tahun depan agar Pak Gubernur, kita minta untuk penambahan pengembangan sekolah SMPN 11 ini seperti penambahan ruang belajar baru, karena tahun depan pasti sudah akan ada tambahan murid baru, maka perlu ruang belajar," ungkap Wako Saparudin.

BACA JUGA:Karantina Babel Tolak Ayam Tanpa Dokumen Cegah Flu Burung

​Menjawab tantangan kekurangan tenaga pengajar, Wako Saparudin memastikan pihaknya akan menempuh langkah kolaboratif bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Strategi yang disiapkan meliputi optimalisasi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berlatar belakang pendidikan dari tingkat provinsi, serta penyelenggaraan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) mandiri di Kota Pangkalpinang yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: