Cegah Karhutla, Polres Bangka Barat Ingatkan Perusahaan Sawit

Cegah Karhutla, Polres Bangka Barat Ingatkan Perusahaan Sawit

--

BABELPOS.ID, MENTOK - Polres Bangka Barat langsung menindaklanjuti arahan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol. Dr. Viktor Theodorus Sihombing terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Kamis (27/8/2026).

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. menggerakkan jajarannya untuk menggandeng masyarakat dan perusahaan di wilayah hukumnya dalam upaya mencegah karhutla, termasuk memberikan sosialisasi kepada perusahaan yang memiliki maupun akan membuka lahan.

BACA JUGA:Polres Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4,9 Ton Diduga Logam Tanah Jarang

Sosialisasi tersebut menekankan agar pembukaan lahan tidak dilakukan dengan cara membakar.

Perusahaan juga diberikan pemahaman mengenai teknis pembukaan lahan yang aman dan tidak menimbulkan potensi kebakaran.

Langkah ini telah dilaksanakan Polres Bangka Barat sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Babel, dengan menggandeng sejumlah perusahaan yang beraktivitas di wilayah Bangka Barat, termasuk PT BPL dan Sawindo Kencana.

BACA JUGA:Gauli Gadis Bawah Umur, Warga Belinyu Masuk Sel Polres Bangka Barat

Kapolda Babel sebelumnya menekankan agar sosialisasi pencegahan karhutla tidak hanya menyasar masyarakat, tetapi juga perusahaan.

Menurutnya, perusahaan yang memiliki lahan yang belum ditanami sawit perlu mengetahui teknis pembukaan lahan yang benar dan tidak menggunakan metode pembakaran.

Selain pencegahan, Kapolda juga menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.

BACA JUGA:Tim Hantu Polres Bangka Barat Amankan Warga Kampung Jawa Mentok

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak mengatakan pihaknya tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi dan koordinasi dengan seluruh pihak.

“Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama.

Karena itu, kami terus menggandeng masyarakat dan perusahaan untuk memastikan pembukaan maupun pengelolaan lahan dilakukan dengan cara yang aman dan tidak membakar,” ujar Helen.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: