Suhardy Joy Tanggapi Penganiayaan dan Upaya Pemerkosaan Terhadap Mahasiswi di Basel
Suhardi Joy--
BABELPOS.ID, TOBOALI - Gemparnya peristiwa di TOBOALI, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) atas dugaan penganiayaan sekaligus upaya pemerkosaan terhadap mahasiswi Poltekkes Pangkalpinang yang sedang magang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), menjadi perhatian cukup serius.
Pengamat Ekonomi Sosial Bangka Selatan sekaligus founder yayasan selatan peduli Suhardy Joy mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan, sampai ada kejadian seperti ini, apalagi tindakan kejahatan pelaku ini sudah sangat keji sekali.
"Kejadian ini menjadi kejadian yang buruk di Bangka Selatan, atas dugaan upaya pemerkosaan dengan sekaligus penganiayaan yang dilakukan oleh Pelaku, terhadap mahasiswi magang tersebut," ujarnya, Rabu (18/08).
BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Babel Perkuat Posbankum Desa Petaling Banjar untuk Perluas Akses Keadilan Masyarakat
Menurutnya, peristiwa tersebut tidak hanya menyangkut persoalan keamanan, tetapi juga menjadi perhatian terhadap kondisi sosial masyarakat di Bangka Selatan.
Suhardy Joy juga menyoroti persoalan peredaran narkoba yang dinilai masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat.
Selain itu, kondisi ekonomi masyarakat yang dinilainya semakin sulit juga perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Babel Gelorakan Semangat Pengabdian pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
“Selain itu, saya juga prihatin atas maraknya narkoba dan lemahnya ekonomi di masyarakat Basel yang makin hari makin parah.
Ini menjadi perhatian bagi pemimpin di Basel maupun Bangka Belitung,” tegasnya.
Mengenai persoalan keamanan, narkoba, serta kondisi ekonomi masyarakat dapat menjadi perhatian bersama juga, baik pemerintah daerah, aparat penegak hukum maupun seluruh elemen masyarakat.
BACA JUGA:Yusril Kumpulkan Gub Babel, Bupati Belitung, Beltim dan PT Timah, Hasilnya Timah Rakyat akan Dibeli
Suhardy Joy juga berharap kasus dugaan penganiayaan tersebut dapat ditangani secara serius sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga memberikan rasa keadilan serta keamanan bagi masyarakat, khususnya para mahasiswa yang sedang menjalani kegiatan magang di daerah.
"Kepada pihak pihak terkait mari menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat serta pencegahan terhadap peredaran narkoba," sebutnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
