Dari Pesisir Tobelo, PLN Menanam Harapan untuk Generasi Mendatang
Petugas PLN turut berkontribusi dalam aksi pelestarian lingkungan konservasi burung mamoa bertajuk “Tobelo Rawat Bumi," pada Senin (27/7).--
BABELPOS.ID, TOBELO – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara melalui Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Maluku melaksanakan aksi pelestarian lingkungan di kawasan pesisir TOBELO, Kabupaten Halmahera Utara, melalui penanaman 45 bibit mangrove, konservasi 40 telur burung mamoa, dan pelepasan 25 ekor tukik.
Kegiatan bertajuk "Tobelo Rawat Bumi" yang digelar dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
BACA JUGA:Belitung Tampilkan Kearifan Lokal, Evaluator UNESCO Disambut Tradisi Makan Bedulang
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama PLN Nusantara Power Services (NPS), PLN Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA), PT Mitra Karya Prima (MKP), Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.
Kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir.
BACA JUGA:Soal Pembangunan RS Jantung dan Stroke, DPRD: Fokus Prioritas Kebutuhan Masyarakat Dulu
General Manager PLN UIK Dwipantara, Rita Triani, mengatakan bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjalankan bisnis ketenagalistrikan yang berkelanjutan.
Menurutnya, keberadaan PLN tidak hanya memastikan pasokan listrik yang andal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA:Pemotor Tewas Usai Tabrakan dengan Pikap di Pangkalpinang, Polisi Selidiki Penyebabnya
"Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan dilakukan secara berkelanjutan.
Penanaman mangrove, konservasi burung mamoa, dan pelepasan tukik menjadi bentuk kepedulian bersama untuk menjaga ekosistem pesisir agar tetap lestari bagi generasi mendatang," ujar Rita.
Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir, mulai dari mengurangi abrasi, menyerap karbon, menjaga kualitas perairan, hingga menjadi habitat berbagai biota laut.

--Suasana haru turut menyertai pelepasan tukik menuju laut. Dengan langkah-langkah kecilnya, tukik-tukik tersebut bergerak meninggalkan pantai dan memulai perjalanan panjang di habitat alaminya. Pelepasan ini menjadi simbol harapan agar kehidupan laut tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara.
Sementara itu, konservasi telur burung mamoa dan pelepasan tukik merupakan upaya mendukung pelestarian satwa endemik serta menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah pesisir Maluku Utara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
