Hancurkan Kamboja 5-1, Gaya Permainan Timnas Indonesia Mulai Terlihat

Hancurkan Kamboja 5-1, Gaya Permainan Timnas Indonesia Mulai Terlihat

Pemain Indonesia merayakan gol ke gawang Kamboja. --Foto IST

BABELPOS.ID, JAKARTA - Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman menyatakan puas melihat identitas permainan timnya mulai terlihat setelah Garuda menang telak 5-1 atas Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin malam (27/7). 

"Hari ini tentang menerapkan identitas taktik kami dan membawa hasil kerja selama tiga pekan terakhir ke pertandingan. Saya senang dengan penampilan pemain, usaha mereka, dan hasil yang diraih," kata Herdman dalam konferensi pers pascapertandingan.

Ia menilai para pemain tampil kompak dengan menunjukkan semangat juang dan disiplin menjalankan instruksi pelatih.

"Ada kesatuan dalam tim. Mereka berjuang bersama, bermain bersama, dan terlihat menikmati pertandingan," ujarnya.

Meski demikian, pelatih asal Kanada itu menegaskan timnya tidak akan larut dalam kemenangan karena masih harus melawan Timor Leste di Chonburi, Thailand.

BACA JUGA:Rahasia Ole Romeny Kembali Cetak Gol untuk Timnas Indonesia

BACA JUGA:Pelatih Mozambik Puji Indonesia: Yakin Lolos Piala Dunia 2030

Menurut dia, setiap pertandingan memiliki tantangan berbeda sehingga fokus tim kini beralih menghadapi lawan berikutnya.

"Kami akan merayakan sedikit malam ini, tetapi setelah itu kembali fokus ke pertandingan berikutnya. Setiap pertandingan berbeda dan kami harus siap menghadapi tantangan selanjutnya," katanya.

Ia menuturkan Indonesia akan menghadapi perjalanan panjang menuju Thailand untuk melawan Timor Leste yang tampil dengan motivasi tinggi.

"Kami memiliki perjalanan sekitar 10 jam untuk menghadapi Timor Leste. Mereka akan berusaha membuktikan sesuatu, jadi setiap pertandingan berbeda," ujarnya.

Herdman menegaskan sejak awal selalu menekankan pemain menjalani turnamen dengan fokus pada satu pertandingan demi satu pertandingan.

Baginya, kemenangan atas Kamboja menjadi modal positif, tetapi bukan jaminan Indonesia akan mudah melewati laga-laga selanjutnya.

Herdman menjelaskan rotasi pemain yang dilakukan pada babak kedua merupakan bagian dari strategi menjaga kebugaran skuad di tengah padatnya jadwal turnamen.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: