Polsek Gerunggang Redam Panic Buying Saat Antrean BBM Muncul di SPBU Kampak

Polsek Gerunggang Redam Panic Buying Saat Antrean BBM Muncul di SPBU Kampak

--

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Antrean kendaraan sempat terlihat di SPBU Kampak, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (25/7/2026) pagi.

Kondisi tersebut dipicu keterlambatan distribusi Pertalite yang masih dalam proses pengiriman ke SPBU.

Untuk memastikan situasi tetap kondusif, personel Polsek Gerunggang turun langsung melakukan monitoring sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau pembelian BBM secara berlebihan.

Kapolsek Gerunggang, Iptu Ivan Donny, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan agar aktivitas pengisian bahan bakar tetap berjalan tertib dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

BACA JUGA:Polda Babel Tangkap Bandar Narkoba di Kabupaten Bangka, Puluhan Paket Sabu Diamankan

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan normal.

Jangan melakukan panic buying karena hal itu justru dapat mengganggu distribusi dan mempercepat habisnya stok di SPBU," kata Ivan Donny.

Monitoring dilakukan sejak pukul 07.30 WIB di SPBU Kampak Nomor 24.331.144, Jalan Kampung Melayu, Kecamatan Gerunggang.

Saat pengecekan, antrean kendaraan diperkirakan mencapai sekitar lima meter.

BACA JUGA:Kasat Lantas Bangka Barat Berganti, AKP Ramos Pensiun

Menurut Ivan, antrean tersebut bukan disebabkan kelangkaan BBM, melainkan karena pasokan Pertalite masih dalam proses pengiriman menuju SPBU.

"Situasi di lokasi tetap aman dan kondusif. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak pengelola SPBU untuk memantau perkembangan distribusi BBM sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat segera kembali normal," ujarnya.

BACA JUGA:Polres Bangka Barat Ringkus Pembobol Toko di Mentok, Pelaku Angkut Barang Curian 5 Kali

Berdasarkan hasil pengecekan, stok BBM yang tersedia pada Sabtu pagi meliputi Pertalite sekitar 7 kiloliter, Pertamax 7 kiloliter, serta Pertamina Dex 5,5 kiloliter.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait