Waloyo -Mascoy-, ASN Bangka yang Dulu Sakit-sakitan, Kini Flexing Kebugaran
Waloyo -Mascoy---Foto IST
BABELPOS.ID - From zero to hero. Dari sakit-sakitan kini sehat bugar. Begitulah kisah perjalanan kesehatan Waloyo, pegawai Bagian Umum Setda Kabupaten Bangka.
Di sela kesibukannya bertugas sebagai ASN, hampir setiap pagi atau sore ia terlihat berlari mengitari komplek Pemkab Bangka. Selang beberapa jam kemudian laman media sosialnya sudah memunculkan konten lari terbarunya. Fomo para runners masa kini, abis lari posting diri -flexing- ala pelari.
Bagi Mascoy -panggilannya, berlari bukan sekedar ikut-ikutan tren kekinian. Olahraga mudah nan murah ini sangat disukainya karena menjadi titik balik kesehatannya.
"Dulu saya sakit-sakitan, sekarang alhamdulillah sehat bugar," ujar Mascoy.
Ya, Waloyo dulu bukanlah yang sekarang. Mundur beberapa tahun ke belakang, ia adalah sosok yang asing dengan olahraga. Aktivitas hariannya hanya urusan pekerjaan dan rumah. Jebakan rutinitas itu menyebabkan kesehatannya menurun. Ia sering sakit-sakitan hingga berulang kali harus menjalani perawatan di rumah sakit.
"Sering opname, rest 2 atau 3 hari di rumah sakit, pulang, sehat sebentar lalu badan gak enak lagi, begitu terus," kisahnya.
BACA JUGA:Ini 11 Pemain Tim Terbaik Piala Dunia 2026, Penyerang Formasi Messi - Haaland - Mbappe
BACA JUGA:Dalamnya Kecewa Messi atas Kegagalan Argentina
Tak mau terlambat, di usia ke 50 Mascoy bertekad merubah gaya hidupnya dengan olahraga. Lari menjadi pilihannya. "Karena saat itu di depan kantor, depan rumah kalau pagi sore banyak orang lari, kelihatan bugar-bugar," ujarnya.
Mascoy memulainya dengan jogging santai pagi setelah subuh atau sore selepas ngantor. Sedikit demi sedikit ia mulai merasakan dampaknya. Tubuhnya terasa semakin segar, sakit pun semakin jarang.
Kebiasaan sehat inipun menjadi gaya hidup. Dari jogging ia mulai lari jarak menengah hingga jauh. Puncaknya di usia 54 tahun sekarang ia berhasil menuntaskan marathon 42,195 Km di event BTN Jakim 2026. Sebuah pencapaian luar biasa diusianya. Dengan berkelakar Mascoy bahkan klaim ia menjadi ASN Bangka pertama yang menyabet status 'Marathoner' -sebutan untuk pelari yang menuntaskan marathon.
"Haaa.... Mungkin ya saya ASN Bangka pertama yang jadi marathoner, setidaknya di usia 50 tahun ke atas," ujarnya terbahak.

Mascot saat menuntaskan BTN Hakim Marathon 2026 di Jakarta. --
Pria satu anak ini pun berharap pengalaman "from zero to hero" yang dijalani bisa menginspirasi orang lain untuk menjaga kesehatan dengan gaya hidup sehat terutama berolahraga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
