BNN Babel Gandeng Pramuka Perkuat Saka Anti Narkoba
Kepala BNN Provinsi Kepulauan Babel, Eko Kristianto menyerahkan penghargaan kepada Ketua Kwatir Daerah Gerakan Pramuka Kepulauan Babel, Kombes Pol. (Purn) Dr. H. Zaidan . (Foto: Antara)--
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Gerakan Pramuka Kepulauan Bangka Belitung mengintensifkan Satuan Karya (Saka) Anti Narkoba untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba di daerah itu.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol. (Purn.) H. Zaidan di Pangkalpinang, Minggu, mengatakan sebanyak 63 ribu anggota Pramuka akan dilibatkan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba.
BACA JUGA:6 Manfaat Stroberi Bagi Tubuh, dari Jantung hingga Kanker
"Kami mengerahkan 63 ribu anggota Pramuka dalam memberantas peredaran narkoba ini," katanya.
Zaidan mengapresiasi pelibatan Gerakan Pramuka oleh BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba di daerah tersebut.
Ia berharap kerja sama itu mendapat dukungan seluruh pihak sehingga mampu mewujudkan Kepulauan Bangka Belitung yang bebas dari peredaran narkoba.
Menurut dia, pembentukan Saka Anti Narkoba bertujuan memberdayakan anggota Pramuka untuk mengampanyekan pola hidup sehat sekaligus memperkuat ketahanan generasi muda terhadap bahaya narkoba sejak dini.
BACA JUGA:Jaga Suasana Hati Kamu dengan Cara Sederhana Ini
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan SMAN 4 Pangkalpinang yang telah menciptakan Mars Saka Pramuka Anti Narkoba sebagai media edukasi dalam upaya pemberantasan narkoba.
Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Eko Kristianto mengatakan peredaran narkoba di wilayah tersebut masih terjadi setiap hari, baik di kawasan perkotaan maupun pelosok.
BACA JUGA:Suka Nasi Merah, Ini Manfaatnya Bagi Tubuh
"Berdasarkan informasi dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), kepala desa mengeluhkan masifnya peredaran gelap narkoba di daerah perdesaan dan ini didukung oleh data berapa banyak narkoba yang masuk ke Kepulauan Babel.
Beberapa bulan lalu, Polda berhasil menemukan lebih dari 40 kilogram sabu di Belitung," kata Eko.
Menurut Eko, pelibatan anggota Pramuka diharapkan memperkuat edukasi masyarakat dan meningkatkan partisipasi generasi muda dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di Kepulauan Bangka Belitung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
