Kalahkan Maroko Lolos ke Semifinal, Mbappe Ingatkan Jalan Juara Prancis Masih Panjang

Kalahkan Maroko Lolos ke Semifinal, Mbappe Ingatkan Jalan Juara Prancis Masih Panjang

Kylian Mbappe melakukan selebrasi merayakan gol ke gawang Maroko. --Foto IST

BABELPOS.ID - Penyerang timnas Prancis Kylian Mbappe mengingatkan rekan-rekannya bahwa perjalanan timnya untuk meraih gelar Piala Dunia masih panjang.

Prancis sukses mengamankan tempat ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Maroko 2-0 dalam pertandingan babak perempat final di Stadion Boston, Amerika Serikat, Jumat.

"Jalan kami masih panjang. Kami tahu bahwa lawan yang akan datang lebih berat daripada yang sudah kami hadapi. Kami siap menghadapi tantangan berikutnya," kata Mbappe seusai pertandingan. 

Mbappe menjadi salah satu penentu kemenangan Les Bleus setelah mencetak gol pembuka pada menit ke-60, sebelum Ousmane Dembele menggandakan keunggulan enam menit kemudian.

Kemenangan tersebut memastikan Prancis menjadi tim pertama yang lolos ke semifinal Piala Dunia 2026. Pasukan Didier Deschamps kini menunggu pemenang duel Spanyol kontra Belgia untuk memperebutkan tiket menuju partai final.

Meski sukses melangkah ke empat besar, Mbappe menegaskan fokus timnya kini tertuju pada laga semifinal.

Penyerang berusia 27 tahun itu menilai Prancis harus mempertahankan performa terbaiknya. Les Bleus sendiri kini telah sukses mencatatkan semifinal ketiga beruntun sejak edisi 2018.

Dari tiga edisi Piala Dunia tersebut, Prancis berhasil menjadi juara pada tahun 2018 saat berlangsung di Rusia.

BACA JUGA:Penilaian Deschamps Terhadap Maroko Jelang Laga Perempat Final Piala Dunia

BACA JUGA:Tinggalkan Mbappe dan Haaland, Messi Kembali Pimpin Topskor Piala Dunia

Sementara Pelatih timnas Maroko Mohamed Ouahbi mengakui keunggulan kualitas pemain-pemain Prancis. Meski mampu meredam serangan Prancis di babak pertama, namun gol dari Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele membuat Maroko harus menerima kekalahan mereka.

"Kami harus mengakui bahwa kami menghadapi lawan yang sangat bagus. Kami sangat kesulitan pada babak pertama, dan penyelamatan penalti Bounou membuat kami tetap bertahan dalam pertandingan. Pada babak kedua kami bertahan lebih baik dan lebih tenang saat menguasai bola. Pada akhirnya, itu ditentukan oleh aksi individu luar biasa dari Mbappe," ujar Ouahbi yang dilansir dari FIFA.

Ouahbi mengaku kecewa dengan hasil tersebut, tetapi menilai timnya telah memberikan kemampuan terbaik di tengah keterbatasan skuad.

Ia menyoroti minimnya opsi pemain di bangku cadangan ketika tim diterpa cedera, absennya sejumlah pemain, serta kelelahan akibat padatnya jadwal pertandingan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: