Pemkab Bangka Barat: Pilah Sampah dari Rumah Guna Kurangi Volume TPA

Pemkab Bangka Barat: Pilah Sampah dari Rumah Guna Kurangi Volume TPA

Bupati Bangka Barat, Markus.--

BABELPOS.ID, MENTOK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengajak masyarakat melakukan kebiasaan memilah sampah mulai dari rumah untuk mengurangi volume timbunan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Berdasarkan data yang ada, dengan mengelola sampah dari rumah tangga akan mampu mengurangi volume hingga 30 persen," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Selasa.

BACA JUGA:Pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang Resmi Dimulai, Perluas Akses Pendidikan Masyarakat

Menurut dia, berbagai kegiatan edukatif telah dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah.

"Terakhir kemarin kami kerja sama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) tingkat kabupaten menggelar edukasi di Desa Belolaut.

Kegiatan itu bukan sekadar memberikan edukasi, namun diharapkan juga mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan, penanganan sampah, dan kelestarian lingkungan," katanya.

BACA JUGA:Wujudkan Harapan Warga, Gubernur Hidayat Arsani Mulai Pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang

Menurut dia, permasalahan sampah menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama karena jumlah sampah akan semakin bertambah seiring pertumbuhan jumlah penduduk.

Karena itu budaya mengelola sampah harus ditanamkan sejak dini agar masyarakat sadar dan ikut berpartisipasi aktif dalam gerakan mengelola sampah mulai dari rumah.

"Perubahan harus dimulai dari lingkungan keluarga dengan membiasakan memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah," katanya.

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Babel Serahkan Sertifikat Hak Cipta Lagu dan Buku

Pemkab terus menguatkan kerja sama dengan GOW untuk melakukan penyuluhan kepada kaum perempuan, khususnya para ibu rumah tangga, agar membiasakan memilah sampah dari dapur rumah tangga masing-masing.

Selain memilah sampah, pola mengolah sampah agar menjadi barang baru yang memiliki nilai ekonomi juga perlu dikuatkan, misalnya sampah rumah tangga dibuat sebagai kerajinan, diolah menjadi kompos atau sisa makanan dibuat pakan ternak dan lainnya.

BACA JUGA:Motor Listrik Honda WN7 Jadi Saingan Harley LiveWire, Harganya Segini

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: