Algafry Rahman Dampingi ‎Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi SMP Taruna Sains Muhammadiyah Koba ‎

Algafry Rahman Dampingi ‎Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi SMP Taruna Sains Muhammadiyah Koba   ‎

--

BABELPOS.ID, KOBA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., dengan didampingi oleh Bupati Algafry Rahman meresmikan revitalisasi SD Sains Qur’an dan SMP Taruna Sains Muhammadiyah Koba di Kelurahan Arung Dalam, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). 

Dalam kegiatan peresmian tersebut turut dihadiri, Sekda Bateng, Rektor Unmuh Babel, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Babel, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bateng, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Bateng, OPD terkait dan tamu undangan lainnya. 

BACA JUGA:Spesifikasi Mobil Listrik Hyundai Ioniq 3 yang akan Dibawa ke Indonesia

‎Peresmian tersebut menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas sarana dan layanan pendidikan di Bumi Selawang Segantang.

Revitalisasi tidak hanya menghadirkan gedung sekolah yang lebih representatif, tetapi juga dilengkapi fasilitas asrama putra dan putri untuk mendukung proses pembinaan peserta didik secara lebih optimal.

BACA JUGA:Inflasi Babel Juni 2026 Tetap Terkendali 2,92 Persen, BI Ungkap Penyebab Kenaikan Harga dan Langkah Antisipasi

‎Kegiatan peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti revitalisasi oleh Mendikdasmen RI. Kehadiran Prof. Abdul Mu’ti disambut langsung oleh Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung Dr. Ir. Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM, jajaran Forkopimda, serta Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung.

‎Dalam sambutannya, Prof. Abdul Mu’ti menegaskan bahwa revitalisasi sekolah merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu dan merata bagi seluruh anak Indonesia.

BACA JUGA:Dugaan Tipikor 'Warisan Koba Tin', Usai Geledah BNI, akan Ada 8 Perusahaan Terkait?

‎Menurutnya, pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, baik melalui penguatan sarana dan prasarana maupun peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

‎“Harapannya, sekolah ini dapat menjadi laboratorium pendidikan yang unggul dalam mencetak generasi hebat Indonesia 2045, terutama bagi daerah-daerah yang secara geografis memiliki tantangan tersendiri,” ujar Abdul Mu’ti, Kamis (02/07) sore. 

BACA JUGA:Inflasi Babel Juni 2026 Tetap Terkendali 2,92 Persen, BI Ungkap Penyebab Kenaikan Harga dan Langkah Antisipasi

‎Ia menjelaskan, Kemendikdasmen saat ini mengusung kebijakan “Pendidikan Bermutu untuk Semua” sebagai langkah nyata dalam mengurangi kesenjangan mutu pendidikan.

Kebijakan tersebut tidak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta yang membutuhkan dukungan peningkatan fasilitas serta penguatan kapasitas guru.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait