PT Timah Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Bantuan Gizi dan Sarana Belajar

PT Timah Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Bantuan Gizi dan Sarana Belajar

--

//Dukung Program TAMASYA di Bangka Barat

BABELPOS.ID, BANGKA BARAT - Dukungan terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak usia dini terus dilakukan PT TIMAH (Persero) Tbk, salah satunya melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang dilaksanakan di Kabupaten Bangka Barat.

Melalui program TAMASYA, PT TIMAH memberikan bantuan makanan bergizi serta sarana penunjang kegiatan belajar mengajar bagi TK/PAUD Bunaya di Dusun IV Kampung Daya Baru, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

BACA JUGA:Bocoran Spesifikasi Oppo Reno 16 Series yang akan Diluncurkan 3 Juli 2026

Dukungan ini menjadi bagian dari kontribusi PT TIMAH dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat layanan pendidikan anak usia dini sebagai fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Saat ini, TK/PAUD Bunaya yang telah berusia 15 tahun membina sekitar 60 peserta didik dengan didukung empat tenaga pendidik dan dua pengasuh.

Lembaga pendidikan ini juga menjadi salah satu lokus pelaksanaan Program TAMASYA di Bangka Barat.

BACA JUGA:Waspada! Ini Gejala Berisiko Stroke yang Kadang Tidak Disadari

Pembina TK/PAUD Bunaya, Dwi Aryani, mengapresiasi perhatian dan dukungan PT TIMAH terhadap pendidikan anak usia dini melalui Program TAMASYA.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH yang telah mendukung kegiatan Program TAMASYA di TK/PAUD Bunaya.

Bantuan yang diberikan tidak hanya bermanfaat bagi anak-anak, tetapi juga mendukung para tenaga pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya akhir pekan lalu.

BACA JUGA:Dinas Pemdes dan Inspektorat Basel Siap Berkerjasama Dalam Penyelesaian Masalah di Desa

Menurut Dwi, kepedulian PT TIMAH terhadap pendidikan usia dini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

"IniSelama PT TIMAH sangat peduli terhadap perkembangan anak-anak usia dini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait