Pemprov Babel Konsen Untuk Perlindungan Manggrove Melalui Penyusunan RPPEM Libatkan Semua Stakeholder
Kegiatan Kick Off Meeting Penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove (RPPEM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (03/06/2026) di Novotel Bangka Tengah.--
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Penjabat ( Pj) Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ferry Apriyanto secara resmi membuka kegiatan Kick Off Meeting Penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove (RPPEM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (03/06/2026) di Novotel Bangka Tengah.
Pj.Sekda Pemprov Babel Ferry Apriyanto memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Bangka Belitung terus konsen untuk dapat memperbaiki lingkungan hidup di Bangka Belitung termasuk mangrove yang memang jadi prioritas, mengingat mangrove merupakan vegetasi yang sangat penting dan memberikan manfaat besar untuk lingkungan di Babel.
BACA JUGA:Pemkot Pangkalpinang Luncurkan Aplikasi Pengumuman Kelulusan Berbasis Digital
Ferry menyebut bahwa Pemprov Babel juga akan terus berkoordinasi dengan Direktorat Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat Kementerian Lingkungan Hidup/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Termasuk Pemprov Babel juga bersinergi dan membantu Kelompok Kerja Manggrove Daerah ( KKMD) yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan di dalam melakukan rencana aksi ke depan serta memberikan perlindungan, perbaikan ekosistem manggrove di Babel.
"Semoga semua rencana aksi ini ke depan dapat dilaksanakan secara bersama - sama dalam rangka memperbaiki termasuk dengan melakukan penamanan manggrove guna menjaga dari abrasi dan banjir rob terutama si peisisir timur pulau Bangka yang memiliki intensitas ombak dan arus yang tinggi, sehingga menjadi salah satu daerah prioritas.
Maka kami juga berharap kepada masyarakat agar juga bersama sama menjaga kelestarian ekosistem manggrove di Babel," harap Ferry.
BACA JUGA:Mitsubishi Siapkan Pajero Baru, Punya Kemampuan Offroad Luar Biasa
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Amransyah Muslimin juga menyebut bahwa sesuai dengan Surat Keputusan ( SK) Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (SK Men-LH) Nomor 3438 Tahun 2025 tentang Peta Mangrove Nasional, maka total luas manggrove dunia 20 -25 persennya ada di Indonesia dengan luasan mangrove nasional mencapai 3.45 juta hektar termasuk diantaranya ada 69.606 hektar di Bangka Belitung yang tersebar di sepanjang wilayah pesisir Kepulauan Bangka Belitung.
Amransyah berharap dari pertemuan ini bisa menghasilkan komitmen bersama dalam penyusunan RPPEM adalah tanggungjawab bersama dalam menentukan kualitas dan kecepatan proses bagi Pemprov Babel untuk segera menerbitkan SK Tim penyusunan RPPEM lintas OPD.
BACA JUGA:Sat Resnarkoba Polres Bangka Ringkus Pengedar Narkotika, Amankan 9,44 Gram Sabu
"Melalui pertemuan hari ini kita juga mendorong kabupaten/ kota agar menyiapkan data dan personel untuk melakukan proses inventarisasi bersama.
Termasuk perlunya dukungan masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan dan kearifan lokal dalam proses konsultasi," terangnya.
Ia juga menyebutkan adanya sejumlah hal yang perlu ditindaklanjuti yakni mulai dari perlunya melakukan pembentukan tim penyusunan guna menetapkan susunan tim lintas OPD guna menetapkan susunan tim lintas OPD dan mitra yang akan memimpin proses penyusunan RPPEM.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
