BPKP Minta Pemkab Bangka Segera Lengkapi Dokumen Lahan Koperasi Merah Putih
--
BABELPOS.ID, SUNGAILIAT — Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta Pemerintah Kabupaten Bangka untuk segera melengkapi dokumen administrasi lahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Langkah ini dinilai krusial guna mengantisipasi munculnya sengketa hukum atau permasalahan status kepemilikan lahan di masa mendatang.
BACA JUGA:Kominfo Basel Sewakan Videotron dan Baliho Untuk Promosi Usaha
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Deddy Yudistira, saat memimpin langsung peninjauan ke gedung Koperasi Merah Putih di Kelurahan Jelitik, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, pada Rabu (3/6/2026).
"Kami mengingatkan Pemerintah Kabupaten Bangka untuk melengkapi dokumen administrasi yang sah terkait kepemilikan lahan pembangunan KDKMP yang telah selesai dibangun," ujar Deddy kepada wartawan di lokasi peninjauan.
BACA JUGA:Kominfo Basel Sewakan Videotron dan Baliho Untuk Promosi Usaha
Deddy menjelaskan bahwa legalitas formal dari lembaga berwenang sangat penting, tanpa memandang asal-usul perolehan aset tersebut.
"Lahan untuk membangun KDKMP bisa berasal dari hibah masyarakat atau dibeli oleh pemerintah daerah dari pihak lain.
Namun, apa pun sumbernya, keberadaan dokumen kepemilikan yang sah tetap harus diperkuat agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," tegasnya.
Dalam kunjungan kerja tersebut, tim BPKP turut didampingi oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka, Drs. Asep Setiawan, bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangka.
BACA JUGA:Rektor Institut Pahlawan 12 Diundang sebagai Pembicara Konferensi Internasional di Vietnam
Merespons arahan tersebut, Plt Sekda Bangka, Asep Setiawan, mengakui bahwa ketersediaan dan legalitas lahan masih menjadi kendala utama bagi sejumlah pemerintah desa dan kelurahan yang belum menyelesaikan pembangunan fisik koperasi.
Berdasarkan data yang dipaparkan Asep, dari total 81 unit KDKMP yang direncanakan, baru 41 unit gedung yang telah rampung 100 persen.
Sementara itu, 40 unit sisanya masih dalam tahap proses pembangunan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
