Sejak Tahun 2000, PT Timah Bantu Permodalan Lebih dari 10 Ribu UMKM di Wilayah Operasional
--
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) PT TIMAH (Persero) Tbk secara berkelanjutan mendukung pengembangan UMKM di wilayah operasional perusahaan.
Sejak tahun 2000 hingga 2025, PT TIMAH telah menyalurkan dukungan permodalan kepada sebanyak 10.289 UMKM yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia khususnya di wilayah operasional perusahaan.
BACA JUGA:Sambut HUT Sumsel ke-80, Bank Sumsel Babel Perluas Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis
Program PUMK menjadi salah satu upaya PT TIMAH dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas pelaku UMKM agar mampu berkembang dan naik kelas.
Melalui bantuan permodalan tersebut, PT TIMAH tidak hanya membantu pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis, tetapi juga mendukung terciptanya lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA:Tambang Timah di Pasir Putih Longsor, Satu Penambang Tewas Tertimbun
Selain memberikan dukungan pembiayaan, PT TIMAH juga aktif melakukan pelatihan kepada para pelaku UMKM melalui berbagai pelatihan, pendampingan usaha, hingga promosi produk dalam berbagai pameran dan kegiatan.
Department Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, program PUMK merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
BACA JUGA:Lestarikan Tradisi Menyirih, Gubernur Hidayat Arsani Resmi Buka Festival Budaya Napak Sire 2026
“PT TIMAH terus berupaya mendukung pertumbuhan UMKM melalui program pendanaan dan pelatihan yang dilakukan secara berkelanjutan.
UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat sehingga perlu didukung agar semakin berkembang dan mandiri,” ujar Anggi.
Menurutnya, program PUMK juga menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam menciptakan multiplier effect bagi masyarakat.
“Tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, PT TIMAH juga mendorong para pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar sehingga dapat meningkatkan daya saing,” katanya.
BACA JUGA:1 Jamaah Haji Babel Kloter 9 Wafat di Makkah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
