Hilirisasi Mineral Kritis Digenjot, PT Timah dan Perminas Perkuat Sinergi Strategis

Hilirisasi Mineral Kritis Digenjot, PT Timah dan Perminas Perkuat Sinergi Strategis

--

BABELPOS.ID, JAKARTA - Upaya hilirisasi mineral strategis nasional terus diperkuat seiring komitmen pemerintah dalam membangun kemandirian industri dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global mineral kritis, salah satunya melalui kolaborasi strategis antara PT TIMAH dan PT PERMINAS dalam pengembangan hilirisasi mineral strategis nasional.

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penandatangan Conditional Framework PT TIMAH (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Mineral Nasional (Persero) (Perminas) dalam pengembangan pengolahan slag timah dan rare earth elements (REE/LTJ) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kerja sama ini dituangkan dalam kerangka kerja sama bersyarat bertajuk Sovereign Strategic Mineral Cooperation Framework Pengolahan Slag Timah, Monasit & REE/LTJ Bangka.

BACA JUGA:Lestarikan Tradisi Menyirih, Gubernur Hidayat Arsani Resmi Buka Festival Budaya Napak Sire 2026

Bertempat di Gedung Badan Pengaturan BUMN di Jakarta, kesepakatan ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) Gilarsi Wahju Setijono dan Direktur Utama PT TIMAH (Persero) Tbk, Restu Widiyantoro yang turut disaksikan oleh Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, CTO Danantara, Sigit Puji Santosa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Industri Mineral (BIM), Brian Yuliarto efektif mulai Rabu (20/5/2026).

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung agenda hilirisasi pemerintah sekaligus memperkuat kedaulatan mineral nasional melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang selama ini belum dikelola secara maksimal.

BACA JUGA:Pengawasan Hewan Kurban, di Basel Ratusan Sapi dan Kambing Dipastikan Sehat Jelang Iduladha 2026

Direktur Utama PT PERMINAS (Persero), Gilarsi Wahju Setijono menyampaikan, kesepakatan kerja sama dengan PT TIMAH menjadi momentum penting dalam membangun pengelolaan mineral strategis nasional, khususnya pengolahan slag timah dan rare earth elements.

BACA JUGA:1 Jamaah Haji Babel Kloter 9 Wafat di Makkah

Menurutnya, proses menuju kerja sama tersebut melalui pembahasan intensif guna menyusun framework kolaborasi yang akan dijalankan kedua perusahaan.

“Hari ini cukup membahagiakan karena setelah perjuangan panjang akhirnya kita menyepakati sebuah kolaborasi antara PT TIMAH dan PERMINAS.

Ini bukan sekadar wacana, tetapi langkah konkret untuk memulai perjalanan baru dalam membangun kedaulatan mineral Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA:Lestarikan Tradisi Menyirih, Gubernur Hidayat Arsani Resmi Buka Festival Budaya Napak Sire 2026

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut diarahkan menjadi kemitraan strategis jangka panjang dalam pengembangan pengolahan slag timah dan mineral tanah jarang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait