Pembaruan RIPPM Berlanjut, PT Timah Serap Aspirasi Masyarakat Bangka Barat
--
BABELPOS.ID, BANGKA BARAT - Setelah sebelumnya menggelar Forum Group Discussion (FGD) pembaruan Dokumen Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) di Kabupaten Bangka, PT TIMAH (Persero) Tbk kembali melanjutkan penyusunan dokumen strategi tersebut di Kabupaten BANGKA BARAT.
BACA JUGA:DPRD Babel Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPJ 2025
FGD pembaruan RIPPM kali ini dilaksanakan di Wisma Sriwijaya, Divisi Pengolahan dan Pemurnian Muntok, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan untuk program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah operasional.
BACA JUGA:Gubernur Babel Tinjau Dinas Kesehatan Provinsi, Pastikan Disiplin dan Pelayanan Optimal
Melalui forum ini, PT TIMAH membuka ruang dialog bersama para pemangku kepentingan guna menyerap aspirasi, menyiarkan pelaksanaan program-program pemberdayaan yang telah berjalan, sekaligus merumuskan arah kebijakan yang lebih adaptif terhadap dinamika sosial dan ekonomi masyarakat.
Di Kabupaten Bangka Barat, pembahasan pembaruan RIPPM difokuskan pada lima pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan riil, kemandirian ekonomi, serta pelestarian lingkungan.
BACA JUGA:Mau Kulit Awet Muda? Coba Makan Tomat
Forum berlangsung secara interaktif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari perwakilan Kementerian ESDM, Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, hingga pemerintah kecamatan dan desa.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menyusun program-program pemberdayaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Perkuat Bintahwilmar, PLN dan Lanal Babel Bangun Ekosistem “Rumpon Hybrid” di Pesisir Belinyu
Departement Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk mengatakan FGD ini merupakan salah satu wadah untuk menghimpun aspirasi dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan dalam menyusun program pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan pembangunan daerah.
“FGD ini merupakan momentum penting bagi PT TIMAH untuk menyerap aspirasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan pemerintah desa, dalam upaya membangun dan memberdayakan masyarakat di wilayah Bangka Barat,” ujarnya.
BACA JUGA:Gubernur Babel Tinjau Dinas Kesehatan Provinsi, Pastikan Disiplin dan Pelayanan Optimal
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
