Hardiknas 2026, Wako Udin Targetkan Pemerataan Mutu dan Rekrutmen Puluhan Guru

Hardiknas 2026, Wako Udin Targetkan Pemerataan Mutu dan Rekrutmen Puluhan Guru

Wako Udin menjawab wartawan usai upacara Hardiknas 2026.--Foto Lia

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, memimpin upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan penuh optimisme. Mengusung tema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua", momentum ini dijadikan pijakan Pemkot Pangkalpinang untuk mengakselerasi kualitas pendidikan di Negeri Beribu Senyuman.

​Dalam pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang dibacakannya, Prof. Saparudin menekankan bahwa pemerintah pusat terus memperkuat program kesejahteraan guru, perbaikan fasilitas, hingga penguatan pendidikan karakter bagi siswa.

​Menjawab kebutuhan di lapangan, Prof. Saparudin mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, Pemkot Pangkalpinang akan memberikan perhatian serius pada pembangunan infrastruktur pendidikan. Hal ini dilakukan karena Kota Pangkalpinang tercatat masih membutuhkan tambahan sekolah di jenjang menengah.

​"Kita memang masih kekurangan dua SMP lagi. Oleh karena itu, Pemkot akan fokus melakukan perbaikan infrastruktur, termasuk penambahan fasilitas untuk SMPN 11. Melalui pemerintah provinsi, kami juga telah mengusulkan pembangunan SMAN 5 serta SMPN 12," jelas Wali Kota yang akrab disapa Wako Udin tersebut.


Pengobatan bendera upacara Hardiknas. --Foto Lia

BACA JUGA:Wako Udin Apresiasi Kepedulian Inti Babel Terhadap Dunia Pendidikan di Pangkalpinang

BACA JUGA:Lepas 291 Jemaah Haji Pangkalpinang, Wako Udin Ingatkan Jemaah Fokus Ibadah di Era Digital

​Selain fasilitas fisik, ketersediaan tenaga pengajar menjadi prioritas utama. Wako Udin memastikan tidak boleh ada kekosongan posisi guru akibat banyaknya tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun setiap tahunnya.

​Sebagai langkah konkret, Pemkot Pangkalpinang mengumumkan akan membuka rekrutmen CPNS untuk 35 formasi guru pada tahun 2026.

​"Kami tetap mempertahankan guru dengan berbagai status, mulai dari PNS, ASN PPPK, hingga ASN PPPK Paruh Waktu. Tenaga guru justru harus terus ditingkatkan jumlahnya demi menjamin keberlangsungan belajar-mengajar," tambahnya.


Wako Udin bersama guru berprestasi. --Foto Lia

​Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Erwandi, menyatakan bahwa anggaran pendidikan minimal 20% dari alokasi anggaran belanja negara adalah amanat undang-undang yang wajib dikelola dengan maksimal.


Penyerahan penghargaan kepada guru berprestasi. --Foto Lia

​Targetnya bukan sekadar nilai akademik, melainkan pembentukan siswa yang memiliki kemampuan critical thinking, kreativitas, kolaborasi, dan karakter yang kuat. Erwandi juga menyoroti peran guru yang takkan bisa digeser oleh teknologi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: