Seru! Hujan 9 Gol PSG Vs Bayern Munchen
Striker PSG Ousmane Dembele berhadapan dengan kiper Bayern Munchen Manuel Neuer. --Foto IST
BABELPOS.ID - Laga seru yang dihujani 9 gol dihadirkan Paris Saint-Germain versus Bayern Munchen pada leg pertama semifinal Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Selasa (28/4).
Kejar mengejar gol terjadi dalam laga yang dimenangkan tuan rumah 5-4. PSG membuat lima gol, sedangkan Bayern mencetak empat gol.
Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele masing-masing mencetak dua gol untuk PSG, sedangkan satu gol lainnya dibuat Joao Neves.
Sementara keempat gol Bayern dilesakkan oleh empat pemain, Harry Kane, Michael Olise, Dayot Upamecano, dan Luis Diaz.
Dengan hasil ini PSG tinggal bermain imbang di kandang Bayern dalam leg kedua pekan depan agar ke final Liga Champions, sedangkan Bayern wajib menang dengan selisih dua gol.
BACA JUGA:Menang 2-1, Manchester City Pepet Arsenal di Puncak
BACA JUGA:Semifinal Liga Champions: PSG Vs Muenchen, Arsenal Vs Atletico
Usai laga Pelatih PSG Luis Enrique angkat topi untuk mentalitas Bayern, yang tak goyah meski ketinggalan tiga gol.
"Saya belum pernah melihat pertandingan dengan ritme seperti itu sebelumnya. Kami harus menyelamati lawan, para pemainnya," ujarnya.
"Ketika kami memegang keunggulan 5-2 seperti itu, lawan mengambil risiko begitu besar, mereka tim yang top. Pertandingannya sulit dan lag kedua akan begitu juga."
"Nikmati saja, dan Anda mesti menyadari bahwa ini baru kekalahan ketiga yang mereka telan sepanjang musim. Kami sangat senang, dan saya rasa berhak menang, tapi juga pantas kok untuk imbang, dan bahkan bisa saja pantas kalah, karena pertandingannya memang se-luar biasa itu."
Sementara stiker Bayern Munich Harry Kane mengakui kedua tim sama-sama bermain menyerang di laga ini. Dia bangga dengan kerja keras rekan setimnya yang mampu menipiskan ketertinggalan, sehingga masih punya peluang membalikkan keadaan di leg kedua.
"Saya pikir kita melihat dua tim tingkat tinggi di sana hari ini, terutama dalam permainan menyerang dan transisi, kecepatan, intensitas dalam duel satu lawan satu. Dua tim papan atas saling beradu kekuatan," kata Kane.
"Secara keseluruhan, kami juga memiliki momen-momen di mana kami bisa mengakhiri pertandingan lebih awal. Jadi, kami sangat bangga karena berhasil memperkecil kedudukan menjadi 5-4 karena bermain tandang," dia menambahkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
