Bangka Tengah Kembangkan Budi daya Ikan Air Tawar Terintegrasi
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman.--
BABELPOS.ID, KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengembangkan program budi daya ikan air tawar terintegrasi di Desa Pinang Sebatang sebagai lokasi percontohan, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan.
Bupati Algafry Rahman di Koba, Senin, mengatakan sistem budi daya tersebut mencakup seluruh tahapan produksi dalam satu kawasan, mulai dari penyediaan pakan, pembibitan, pengolahan hingga menghasilkan produk siap konsumsi.
“Pembudidayaan ikan air tawar terintegrasi di Desa Pinang Sebatang ini menjadi model percontohan, semua proses dilakukan secara penuh dalam satu tempat,” kata Algafry.
Ia menjelaskan konsep terintegrasi itu memberikan efisiensi dalam proses produksi karena seluruh rantai usaha berada di satu lokasi, sehingga dapat menekan biaya operasional dan distribusi lebih cepat.
BACA JUGA:Kronologi Kasus Persetubuhan Anak di Belitung, Ayah Kandung Jadi Tersangka
BACA JUGA:Lapas Pangkalpinang Dipercaya DPD RI Beri Masukan Implementasi UU Pemasyarakatan
"Pola ini juga meningkatkan nilai tambah bagi pembudidaya karena tidak hanya menjual hasil panen, tetapi juga terlibat dalam proses pengolahan produk perikanan," katanya.
Ia mengatakan program tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat, khususnya bagi pelaku usaha di sektor perikanan budidaya.
Di sisi lain, kata dia, ketersediaan ikan sebagai sumber protein dinilai mampu mendukung pemenuhan gizi masyarakat.
“Program ini sangat menunjang perekonomian masyarakat. Selain itu, juga mendukung penurunan angka stunting dan program makan bergizi gratis,” ujarnya.
BACA JUGA:22 Calon Jamaah Haji Beltim 2026 Siap Berangkat, Bupati Soroti Dana dan Kesehatan
BACA JUGA:22 Calon Jamaah Haji Beltim 2026 Siap Berangkat, Bupati Soroti Dana dan Kesehatan
Pengembangan budidaya ikan air tawar terintegrasi sejalan dengan program pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berencana memperluas penerapan model tersebut ke wilayah lain guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
