Upacara Hari Otonomi Daerah, Riza Herdavid Siap Wujudkan Asta Cita
--
BABELPOS.ID, TOBOALI - Bupati Bangka Selatan (Basel) Riza Herdavid memimpin langsung upacara Hari Otonomi Daerah, di lapangan Kantor Bupati Basel, Senin (27/04).
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Bupati Basel Hj. Debby Vita Dewi para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.
Peringatan Hari Otonomi Daerah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta percepatan pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dalam rangkaian upacara tersebut, Bupati Riza Herdavid turut melepas kontingen Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri Kabupaten Basel yang akan mengikuti MTQ Korpri Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pelepasan kontingen ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan sekaligus harapan agar para peserta dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Dalam amanatnya, Bupati Riza Herdavid membacakan sambutan resmi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. Dalam sambutan itu, Menteri Dalam Negeri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, serta seluruh elemen bangsa yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia.
"Semangat kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak inilah yang menjadi pilar utama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan akuntabel," ujar Bupati Riza.
Lebih lanjut disampaikan, Indonesia sebagai negara besar dengan wilayah luas, jumlah penduduk yang besar, serta keragaman budaya dan potensi daerah, membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan cita-cita pembangunan nasional.
BACA JUGA:BEKISAH 2026 Resmi Ditutup, Transaksi UMKM Tembus Rp219 Juta dan Wakaf Terkumpul Rp23 Juta
Tema Hari Otonomi Daerah tahun ini juga mengandung makna penting tentang kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal, sekaligus memperkuat sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah guna mewujudkan Asta Cita.
"Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar tersebut tidak akan dapat tercapai secara optimal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
