10 Ular Masuk Rumah Warga Tanjungpandan Belitung, Curah Hujan Tinggi Jadi Pemicu

10 Ular Masuk Rumah Warga Tanjungpandan Belitung, Curah Hujan Tinggi Jadi Pemicu

Tim Damkar BPBD Belitung saat mengevakuasi ular yang masuk rumah warga Tanjungpandan.-- ist----

 

BABELPOS.ID, TANJUNGPANDAN - Curah hujan tinggi di Kecamatan TANJUNGPANDAN, Kabupaten Belitung memicu kemunculan ular ke permukiman warga.

 

Dalam sepekan terakhir, tercatat 10 kasus ular masuk rumah yang membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

 

Data tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung.

 

Lonjakan kasus ini terjadi seiring intensitas hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

 

“Sudah ada sepuluh ular masuk ke rumah warga yang ada di Tanjungpandan,” ujar Danru Damkar BPBD Belitung, Riko Pribadi kepada Belitong Ekspres, Kamis (23/4/2026).

 

Ia menjelaskan, salah satu kejadian terbaru terjadi pada Selasa, 21 April 2026. Peristiwa itu terjadi di Jalan Air Ketekok RT 14/RW 04, Desa Aik Ketekok. 

 

Laporan awal disampaikan oleh seorang warga bernama Welly, anggota Satpol PP.

BACA JUGA:Penguatan Program P4GN : Gubernur Hidayat Arsani Antar Langsung Kepulangan Kepala BNN ke Jakarta

Ia melaporkan adanya ular sanca yang masuk ke sebuah toko pakaian milik Ferdi.

 

Petugas piket Damkar BPBD Belitung menerima laporan melalui WhatsApp.

Tim kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

 

Proses penanganan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Ular tersebut berhasil diamankan oleh petugas dan tidak menimbulkan korban.

 

Riko mengungkapkan, kondisi cuaca menjadi faktor utama meningkatnya kemunculan ular.

Genangan air di habitat aslinya membuat ular keluar mencari tempat yang lebih kering.

 

Selain itu, ular juga keluar untuk berburu mangsa. Hewan seperti tikus dan ternak milik warga menjadi target utama. 

 

 BACA JUGA:DPRD Babel dan Apdesi Desak Pabrik Kelapa Sawit Patuhi HET TBS

 

“Cuaca hujan menjadi penyebabnya.

Ular keluar mencari makan seperti tikus atau hewan ternak milik warga,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, ukuran ular yang ditemukan masuk rumah warga Kecamatan Tanjungpandan cukup bervariasi.

Panjang ular berkisar antara satu hingga tiga meter.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait