7 Kebiasaan Pagi Ini Bisa Ganggu Jantung Kamu

7 Kebiasaan Pagi Ini Bisa Ganggu Jantung Kamu

Ilustrasi detak jantung. --Foto IST

BABELPOS.ID - Kondisi fisiologis tubuh sering kali ditentukan sejak mulai pagi hari, kebiasaan seperti pola makan, waktu olahraga, dan melihat layar setelah bangun tidur, akan turut memengaruhi aktivitas harian yang berdampak pada kesehatan jantung.

Konsultan kardiolog intervensi di Manipal Hospital, Kharadi, Pune, Dr Akash Motgi menjelaskan tubuh sangat dipengaruhi oleh proses alami di pagi hari, di mana tekanan darah meningkat, hormon stres mencapai puncak, dan sistem kardiovaskular beralih dari kondisi istirahat ke aktif.

“Meski ini proses normal, ada kebiasaan tertentu yang bisa memperburuk dampaknya pada arteri seiring waktu dan berkontribusi pada hasil kesehatan jantung yang lebih buruk,” ujar Akash, dikutip laporan Hindustan Times, Jumat (17/4). 

Menurut Dr Akash, arteri sangat responsif terhadap perubahan cepat dalam tekanan darah, hidrasi, dan aktivitas metabolik seperti olahraga.

“Paparan berulang terhadap pemicu kecil namun tidak sehat dapat menyebabkan kekakuan arteri, penumpukan plak, dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular,” kata dia.

Akash menyebutkan bahwa banyak pemicu ini berasal dari kebiasaan pagi yang sering tidak disadari. Berikut sejumlah kebiasaan di pagi hari yang berisiko bisa berdampak pada kesehatan jantung:

BACA JUGA:Manfaat Pare Bagi Penderita Diabetes

BACA JUGA:Kamu Merasa Stres? Ini Cara Sederhana Mengatasinya

1. Melewatkan sarapan

Tidak sarapan dapat mengganggu keseimbangan metabolisme. Dr Akash menjelaskan hal ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah sepanjang hari dan meningkatkan keinginan makan berlebih.

“Jika terus terjadi, kebiasaan ini dapat meningkatkan kadar kolesterol dan memberi tekanan lebih pada dinding arteri,” ujarnya.

2. Sarapan tinggi garam atau makanan olahan

Mengonsumsi makanan kemasan, siap saji, atau camilan asin di pagi hari dapat meningkatkan tekanan darah.

“Kelebihan natrium membuat tubuh menahan cairan, yang memberi beban tambahan pada jantung dan pembuluh darah,” imbuh dia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: