Tingkatkan Kualitas Hidup Karyawan, PT Timah Gelar Program edukasi Kesehatan Bersama PT Bakti Timah
Tingkatkan Kualitas Hidup Karyawan, PT Timah Gelar Program edukasi Kesehatan Bersama PT Bakti Timah--
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Dalam upaya meningkatkan pemahaman karyawan tentang pentingnya menjaga kesehatan, PT TIMAH (Persero) Tbk menyelenggarakan program pendidikan kesehatan bekerja sama dengan PT Bakti Timah.
Acara tersebut diadakan di Graha Timah pada hari Jumat (17 April 2026).
Sesi edukasi kesehatan tersebut dihadiri oleh karyawan PT TIMAH dari berbagai unit kerja dan menampilkan seorang pembicara, Spesialis Penyakit Dalam Dr. Tohari, Sp.PD, yang menyampaikan presentasi tentang “Tips untuk Menjaga Kesehatan Perut di Tengah Jadwal Kerja yang Sibuk.”
Program ini merupakan bagian dari komitmen PT TIMAH untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif, serta upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan karyawan secara keseluruhan.
BACA JUGA:Manfaat Pare Bagi Penderita Diabetes
VP Pengembangan Bisnis & Pemasaran PT Bakti Timah, Erwina Agustin, menyatakan bahwa inisiatif pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran karyawan tentang pentingnya menjaga kesehatan, khususnya mengenai gangguan lambung, yang seringkali diremehkan.
Menurutnya, masalah kesehatan yang berkaitan dengan perut merupakan salah satu keluhan paling umum di masyarakat, termasuk di wilayah Bangka Belitung.
Oleh karena itu, memahami penyebab, pencegahan, dan pengobatan kondisi-kondisi ini sangat penting.
“Di PT Bakti Timah Medika, kami menyediakan layanan penyakit dalam beserta fasilitas pendukung untuk konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Kami berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas tinggi bagi karyawan dan masyarakat,” kata Erwina.
Sementara itu, Dr. Tohari, Sp.PD, menjelaskan dalam presentasinya bahwa gangguan lambung yang umum meliputi Sindrom Dispepsia dan GERD (Penyakit Refluks Gastroesofageal).
GERD adalah kondisi di mana isi lambung mengalir kembali ke kerongkongan dan bahkan saluran pernapasan, menyebabkan gejala yang mengganggu dan dapat menurunkan kualitas hidup seseorang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
