Scoot Buka Rute Singapura–Belitung, Pelaku Wisata Optimistis Pariwisata Kembali Bergairah

Scoot Buka Rute Singapura–Belitung, Pelaku Wisata Optimistis Pariwisata Kembali Bergairah

Suasana kedatangan penumpang di Bandara Internasional H.AS Hanandjoeddin, Tanjungpandan. --

BABELPOS.ID, TANJUNGPANDAN - Pembukaan rute internasional Singapura–Belitung oleh maskapai Scoot mulai 3 Mei 2026 dinilai menjadi momentum penting kebangkitan pariwisata daerah.

Tokoh pariwisata Belitung, Kusumah Kosasih, optimistis konektivitas langsung ini akan kembali menggairahkan sektor wisata yang sempat melambat dalam beberapa tahun terakhir.

Rute ini sekaligus menjadi tonggak baru bagi Belitung setelah vakum dari penerbangan internasional langsung. Dengan hadirnya akses langsung dari Singapura, peluang masuknya wisatawan mancanegara terbuka semakin lebar.

BACA JUGA:Kulineran Sambil Sunset di Fairfield Belitung, Beach Garden Bazar Jadi Destinasi Baru

Kusumah menyebut, pembukaan rute Singapura-Tanjungpandan merupakan angin segar yang telah lama dinantikan oleh pelaku industri pariwisata di Belitung.

“Ini langkah strategis yang sangat penting. Sudah lama kita menunggu konektivitas langsung seperti ini,” ujarnya kepada Belitong Ekspres, Senin 13 April 2026.

Singapura Jadi Hub, Akses Wisatawan Global Terbuka

Menurut Kusumah, nilai strategis rute ini tidak hanya pada koneksi langsung Singapura–Belitung.

Lebih dari itu, Singapura berfungsi sebagai hub internasional yang menghubungkan wisatawan dari berbagai negara.

Wisatawan dari Eropa, Tiongkok, hingga Amerika Serikat kini memiliki jalur yang lebih mudah untuk mencapai Belitung tanpa harus melalui rute domestik yang panjang.

BACA JUGA:Scoot Buka Rute Singapura–Tanjungpandan Mulai 3 Mei 2026, Belitung Siap Sambut Wisatawan Dunia

“Dengan frekuensi awal dua kali seminggu, ini langkah awal yang sangat positif untuk mengukur potensi pasar internasional sekaligus membangun kepercayaan maskapai terhadap demand Belitung,” jelasnya.

Kunci Utama: Kolaborasi dan Jaga Load Factor

Namun demikian, Kusumah mengingatkan bahwa keberhasilan rute ini tidak hanya bergantung pada maskapai.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: