Polresta Pangkalpinang Gerak Cepat Tangkap Perusak Kantor PWI Babel, Pelaku Ternyata Sering Menginap di TKP

Polresta Pangkalpinang Gerak Cepat Tangkap Perusak Kantor PWI Babel, Pelaku Ternyata Sering Menginap di TKP

Pelaku beserta barang bukti yang diamankan polisi. --Foto Agus

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang bergerak cepat menindaklanjuti laporan pencurian dengan pemberatan di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pangkalpinang yang masuk pada Senin (30/3/2026). 

Dalam waktu singkat, tim berhasil mengungkap dan mengamankan pelaku yang ternyata sering menginap di kantor tersebut. Pelaku mengaku bertindak karena sakit hati dan mendapatkan bisikan gaib.

Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners menyatakan, respons cepat dari petugas menjadi kunci keberhasilan pengungkapan kasus ini. 

"Sesuai dengan komitmen kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Tim Buser Naga langsung bergerak setelah menerima informasi dari pelapor. Kerjasama dengan Sat Intelkam juga mempercepat proses penyelidikan sehingga pelaku dapat segera diamankan," ujar Kapolresta, Selasa (31/3/2026).

BACA JUGA:Kantor PWI Babel Dirusak OTD, Ada Tulisan Tantangan

BACA JUGA:Sikat Balap Liar, Tim Gabungan Polres Bangka & Polsek Merawang Sisir Lintas Timur hingga Jembatan Emas

Seperti diketahui bersama, kata Kapolresta, Kasus ini awalnya dilaporkan oleh Sekretaris PWI Kota Pangkalpinang, Fakhruddin Halim (45), sekitar pukul 13.00 WIB pada hari yang sama melalui Laporan Polisi Nomor LP/B/198/III/2026/SPKT/POLRESTA PANGKALPINANG/POLDA BANGKA BELITUNG.

"Saat pelapor akan masuk kantor yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Opas Indah Kecamatan Taman Sari, pintu besi kantor tidak bisa dibuka karena diikat dari dalam. Setelah diperiksa, ditemukan jendela terbuka dan pintu belakang rusak akibat dipaksa masuk," jelas Kombes Max.

Di dalam kantor, kata Max, pelapor menemukan kondisi berantakan. Beberapa barang hilang dan rusak, antara lain mesin air yang diduga merek Sanyo, tabung gas LPG 3 kg beserta selang regulator, kipas angin meja komputer, serta kursi sofa yang rusak berat diduga dengan pisau. Total kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 3.770.000.

Setelah melaporkan kejadian, dikatakan Max, pelapor kembali menghubungi pihak kepolisian pada sore harinya untuk menginformasikan adanya orang mencurigakan yang masuk ke dalam kantor PWI. Kemudian, Tim Sat Intelkam bersama Tim Buser Naga segera mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan.

"Dari hasil penyelidikan lapangan, tim berhasil mengamankan seorang laki-laki yang kemudian diketahui bernama Azzam Hari Ferdiansyah (24), warga dari Jl. Yos Sudarso RT006 RW002 Kelurahan Gabek 2 Kecamatan Gabek, yang berdasarkan pengakuan pelaku bahwa dia merupakan mantan petugas jaga kantor," Beber Max.

Dari hasil interogasi, Max menyebut, pelaku mengaku telah melakukan tindakan pencurian pada hari Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB seorang diri. Pria yang pernah bekerja sebagai petugas jaga kantor PWI dan berhenti pertengahan Maret 2026 tersebut menggunakan cangkul yang ditemukan di sekitar lokasi untuk merusak pintu belakang.

Selain mengambil mesin air merk Panasonic dan tabung gas LPG 3 kg, pelaku juga merusak properti kantor dan mencoret dinding dengan tulisan "Begasak yo, Bencong by Salam BIN". Bahkan, pelaku mengaku telah membakar sajadah dan kertas di atas meja kantor.

"Motif awalnya karena pelaku merasa sakit hati karena helmnya yang ditinggalkan di kantor hilang. Namun saat melakukan tindakan tersebut, pelaku mengklaim mendapatkan bisikan gaib yang menyuruhnya untuk melakukan perusakan dan pencurian," ungkap Kombes Max.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait