Bukti Kecintaan Budaya Daerah, Seniman Basel Yoelchaidir Buat Miniatur Rumah Adat Pelideh
Seniman Basel, Yoelchaidir saat membuat Miniatur Rumah Adat Pelideh --
BABELPOS.ID, TOBOALI - Kecintaan akan seni serta adat dan budaya daerah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) seniman sekaligus penyair Basel Yoelchaidir membuat miniatur rumah adat Pelideh dari bahan kayu bekas.
"Ini sebagai bentuk dedikasi nyata dalam melestarikan warisan leluhur status cagar budaya yang telah disematkan pada Rumah Adat Pelideh harus dibarengi dengan upaya pengenalan visual yang lebih luas kepada masyarakat," ungkap Yoelchaidir, Kamis (26/03).
BACA JUGA:Puluhan TI Kapal Selam Ilegal Kepung KIP Mitra PT Timah di Sukadamai
Disebutkannya, ia membuat miniatur ini bukan hanya sekedar sebagai warisan leluhur yang dilestarikan.
Tetapi bagaimana kecintaan akan budaya warisan ini benar benar ia wujudkan, salah satunya membuat rumah adat Pelideh ini.
BACA JUGA:Asari Mundur dari Jabatan Kades Jada Bahrin karena Masalah Tambang Timah Ilegal, Sekdes Jadi Plt
Ia juga menggunakan bahan bahan kayu bekas kusen dalam pembuatannya.
Pelideh ini dibuatnya dengan panjang 90 centimeter dan lebar 50 centimeter, serta beberapa ornamennya dilakukan dengan pemesanan secara daring.
"Saya mengerjakan miniatur rumah adat ini di sela sela menjalankan ibadah puasa, dan allhamdulillah sebentar lagi selesai," tuturnya.
BACA JUGA:Beri Dispensasi Mudik Idulfitri, 30 Maret ASN Bangka Sudah Harus Ngantor
"Saya mengajak, kepada para pemuda di Basel agar melestarikan apa yang menjadi warisan leluhur, baik dari adat, budaya hingga keseniannya, karena ini juga menjadi salah satu pengenalan kota kita ke dunia luar," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
