Bina Generasi Al-Qur'an Sejak Usia Dini, PT Timah Berikan Beasiswa Tahfiz Selama Bulan Ramadan
--
BABELPOS.ID, BANGKA - Momentum Ramadan Safari dimanfaatkan oleh PT TIMAH (Persero) Tbk untuk terus menyebarkan berkah.
Sebagai bagian dari kegiatan Ramadan Safari, perusahaan memberikan beasiswa Tahfiz Al-Qur'an kepada para penghafal Al-Qur'an sebagai bentuk dukungan dalam membina generasi Al-Qur'an yang unggul dan berakhlak mulia.
BACA JUGA:Penanganan Dugaan Penganiayaan Terhadap Mahasiswa di ISBA Yogyakarta, Masuk Tahap Penyidikan
Beasiswa Tahfiz Al-Qur'an diserahkan Direktur Utama PT TIMAH Tbk, Restu Widiyantoro, dalam acara Safari Ramadhan yang digelar di Pemali, Kabupaten Bangka, Selasa (24/2/2026).
Salah satu penerima beasiswa adalah Raghil Agustina Mahardika, seorang wanita muda inspiratif yang telah menyelesaikan hafalan seluruh 30 juz Al-Qur'an.
Sejak usia 13 tahun, Raghil telah menunjukkan dedikasi yang kuat dan kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur'an.
BACA JUGA:Israel dan Amerika Mulai Serang Iran, Perang Terbuka di Depan Mata
Dia juga pernah mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), yang pada saat itu dinilai oleh juri dari Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sehingga ia mendapatkan beasiswa pendidikan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PT TIMAH atas dukungan yang diberikan kepada para penghafal Al-Qur'an.
Saya berharap PT TIMAH akan terus mengembangkan dan mendukung generasi penghafal Al-Qur'an di masa mendatang agar mereka dapat mencapai keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat,” kata Raghil.
BACA JUGA:Babel Siapkan 1.600 Sapi Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Idul Fitri
Saat ini, Raghil bertugas sebagai salah satu guru di Rumah Tahfiz Raudotul Jannah, yang membimbing 47 siswa.
Melalui rumah tahfiz ini, ia berupaya membina generasi yang taat Al-Qur'an sejak usia dini, menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, dan membentuk karakter anak-anak agar mereka tumbuh menjadi individu dengan akhlak yang kuat dan prestasi yang gemilang.
“Kami mulai dari usia dini agar lebih banyak generasi yang mempelajari Al-Qur'an dapat muncul.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
