Stunting di Pangkalpinang Berkurang Jadi 200 Balita
Ibu menyusui di Kota Pangkalpinang menerima Makanan Bergizi Gratis (MBG) 3B. (Foto; Antara)--
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB (DP3AKB) Kota PANGKALPINANG, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan kasus balita stunting di daerah itu tersisa 200 anak atau berkurang dibandingkan 2024 sebanyak 600 anak.
"Alhamdulillah, kasus anak stunting terus mengalami penurunan," kata Kepala DP3AKB Kota Pangkalpinang Agustu Affendi di Pangkalpinang, Sabtu.
BACA JUGA:BPOM Pangkalpinang Fokuskan Pemeriksaan Takjil Ramadhan
Ia mengatakan, berdasarkan data Oktober 2025 jumlah anak stunting berkurang menjadi tinggal hanya 200 balita.
"Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, menyusui, dan balita (3B) memberikan dampak yang positif dalam menekan dan menangani anak yang mengalami kekurangan gizi ini," ujarnya.
Ia menyatakan saat ini jumlah penerima MBG 3B di Kota Pangkalpinang sebanyak 4.726 orang terdiri atas ibu hamil 470 orang, ibu menyusui 647 orang, dan sebanyak 3.609 balita.
BACA JUGA:Mengisi Kultum Jelang Berbuka Puasa, Wakil Bupati Syahbudin Ajak Tingkatkan Kinerja dan Amal Ibadah
"Program MBG 3B ini akan terus ditingkatkan agar Kota Pangkalpinang bebas stunting," katanya.
Menurut dia MBG 3B merupakan Program Presiden Prabowo Subianto dalam mengentaskan stunting, guna menciptakan generasi berkualitas untuk mewujudkan Generasi Emas 2045.
BACA JUGA:Tips Mencegah Bau Mulut saat Berpuasa
"Penurunan angka stunting ini butuh penelitian lebih lanjut, apakah penurunan ini dampak MBG atau ada faktor lainnya, karena tidak mungkin juga balita penerima MBG hari ini bisa langsung tidak stunting," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
