Bangun Wawasan Kebangsaan dan Kepemimpinan, Kemenkum Babel Berpartisipasi dalam P4N Lemhannas RI

Bangun Wawasan Kebangsaan dan Kepemimpinan, Kemenkum Babel Berpartisipasi dalam P4N Lemhannas RI

--

 BABELPOS.ID – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti rangkaian kegiatan paparan materi oleh para peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXIX Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lemhannas RI.

Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, sejak Senin hingga Jumat, 26–30 Januari 2026, bertempat di Lemhannas RI.

Paparan materi tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran strategis pada minggu ketiga pelaksanaan P4N Angkatan LXIX.

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Babel Gelar Audiensi dengan Pemkab Belitung Timur, Bahas Harmonisasi Raperbup TPP ASN

Dalam kegiatan ini, para peserta mempresentasikan pemahaman atas materi yang telah diterima sebelumnya dengan menjelaskan alur pikir, kerangka analisis, serta sudut pandang masing-masing terhadap berbagai isu strategis nasional.

Kegiatan diikuti oleh para tutor, pimpinan tinggi Lemhannas RI, serta sebanyak 110 peserta P4N Angkatan LXIX Tahun 2026 yang berasal dari berbagai kementerian, lembaga, dan instansi strategis.

Forum ini menjadi ruang pembelajaran interaktif yang mendorong pertukaran gagasan, penguatan analisis, dan pendalaman perspektif kebangsaan dalam menghadapi tantangan nasional dan global.

BACA JUGA:Forum Koordinasi Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan Dorong Keselarasan Regulasi Pusat dan Daerah

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Kaswo, turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai peserta P4N Angkatan LXIX.

Keikutsertaannya mencerminkan komitmen Kanwil Kemenkum Babel dalam mendukung penguatan kapasitas kepemimpinan aparatur, khususnya dalam membangun pemahaman strategis yang komprehensif dan berorientasi pada kepentingan nasional.

Kaswo menyampaikan bahwa kegiatan paparan materi ini memberikan ruang yang sangat strategis bagi peserta untuk menguji kedalaman pemahaman sekaligus mempertajam pola pikir dalam melihat persoalan kebangsaan secara menyeluruh.

BACA JUGA:Tanggap Bencana Longsor Cisarua Kabupaten Bandung, BRI Peduli Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

Menurutnya, proses paparan dan diskusi tidak hanya menekankan aspek konseptual, tetapi juga mendorong peserta untuk mampu mengaitkan isu-isu strategis nasional dengan praktik kepemimpinan dan pengambilan kebijakan yang konkret di instansi masing-masing.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait