Lomba Puisi Tingkat SD Semarakkan HPN 2026 dan HUT Basel ke-23, Segini Jumlah Peserta

Lomba Puisi Tingkat SD  Semarakkan HPN 2026 dan HUT Basel ke-23, Segini Jumlah Peserta

Lomba Puisi Tingkat SD Semarakkan HPN 2026 dan HUT Basel ke-23.--

BABELPOS.ID, TOBOALI —Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Basel menggelar Lomba Baca Puisi tingkat Sekolah Dasar (SD).

Kegiatan yang berlangsung semarak ini dibuka langsung oleh Ketua PWI Basel, Dedy Irawan dan diikuti oleh 24 peserta dari berbagai SD di tiap kecamatan, yakni Simpang Rimba, Payung, Pulau Besar, Air Gegas, Tukak Sadai, serta Toboali.

Para peserta tampil percaya diri membacakan puisi dengan beragam tema, mulai dari cinta tanah air, literasi, hingga semangat membangun daerah.

BACA JUGA:Kemenkeu Sebut Pembayaran DBH Timah Babel 2025, Tergantung Operasi APBN 2026

Koordinator Lomba Puisi, Hendrawan, didampingi Yulhaidir, mengatakan lomba ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca, kecintaan terhadap sastra, serta melatih keberanian dan kreativitas anak sejak usia dini.

“Kami ingin mendorong anak-anak untuk lebih berani tampil, mengekspresikan diri, dan mencintai dunia literasi sejak dini.

Ini juga menjadi bagian dari kontribusi PWI dalam membangun karakter generasi muda,” ucapnya, Senin (26/01).

BACA JUGA:Bangka Tengah Kembangkan Udang Vaname Ramah Lingkungan

Sementara itu, Ketua PWI Basel Dedy Irawan, menegaskan bahwa lomba baca puisi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan PWI Bangka Selatan dalam memeriahkan HPN 2026 dan HUT ke-23 Basel.

“HPN bukan hanya milik insan pers, tetapi juga momentum untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, mencintai literasi dan budaya. Melalui kegiatan ini, PWI Basel ingin mengambil peran dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” kata Dedy.

BACA JUGA:Pemkab Bangka Barat fasilitasi Pesta Adat Desa Pusuk

Dedy berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dan menjadi ruang bagi anak-anak di Basel untuk mengembangkan bakat di bidang sastra dan seni.

Selain itu, lomba baca puisi ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak dan menjadi salah satu agenda yang memperkuat semangat membangun daerah melalui literasi.

"Kita ingin memajukan daerah dengan Literasi dan memperkenalkan betapa banyaknya potensi baik dari segi wisata, SDM dan lainnya," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: