Bangka Tengah Kembangkan Udang Vaname Ramah Lingkungan
Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah, Imam Soehadi--
BABELPOS.ID, KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengembangkan budidaya udang vaname dengan konsep Integrated Multi-Trophic Aquaculture (IMTA) sebagai upaya meningkatkan produksi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah Imam Soehadi di Koba, Sabtu, mengatakan sistem IMTA merupakan metode budidaya ikan terpadu yang menggabungkan beberapa spesies berdasarkan tingkat rantai makanan dalam satu kawasan.
“Dengan sistem ini, budidaya ikan menjadi lebih ramah lingkungan, efisien, dan mampu mendaur ulang sisa limbah yang kemudian dimanfaatkan sebagai nutrisi bagi spesies ikan lainnya,” kata Imam.
Ia menjelaskan, penerapan IMTA pada budidaya udang vaname diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil panen serta produktivitas pembudidayaan, sekaligus meminimalkan dampak pencemaran lingkungan perairan.
BACA JUGA:Karhutla Mulai Marak di Belitung, 6 Kasus Tercatat dalam Sepekan
Menurut dia, pengembangan sistem IMTA tersebut juga ditujukan sebagai model percontohan yang dapat diterapkan oleh masyarakat, khususnya pembudidayaan udang dan ikan di Bangka Tengah.
“Kita jadikan Desa Guntung sebagai percontohan budidaya udang vaname sistem IMTA sehingga dapat diadopsi dan diintegrasikan oleh para pembudidayaan ikan lainnya,” ujar Imam.
BACA JUGA:Pemkab Bangka Barat fasilitasi Pesta Adat Desa Pusuk
Pihaknya juga akan melakukan pendampingan dan pembinaan kepada kelompok pembudidayaan agar penerapan sistem IMTA dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Ia berharap pengembangan budidaya udang vaname berbasis IMTA tersebut mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat pesisir serta memperkuat sektor perikanan budidaya sebagai salah satu penopang perekonomian daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
